Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Unila dan Universitas Tidar Jajaki Kerja Sama Penguatan Pemberdayaan Mahasiswa
Lampungpro.co, 23-Jan-2026

Febri 185

Share

Unila dan Universitas Tidar Saat Jajaki Kerja Sama | Lampungpro.co/Dok Unila

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Tidar (Untidar), secara resmi menandatangani nota kesepahaman MoU kerja sama tentang pelaksanaan tri darma perguruan tinggi pada Kamis (22/1/2026).

Penandatanganan MoU ini, dihadiri jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

MoU ditandatangani Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si. Kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan para pihak.

Rektor Unila, Prof. Lusmeilia Afriani mengatakan, MoU kerja sama ini menjadi landasan strategis, untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi negeri dalam meningkatkan mutu tata kelola, akademik, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tapi juga komitmen untuk menghadirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Unila terbuka untuk berbagi praktik baik, sekaligus belajar bersama Untidar dalam semangat kolaborasi dan kesetaraan," kata Prof. Lusmeilia Afriani.

Menurutnya, implementasi MoU ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) yang lebih spesifik, termasuk di bidang pengelolaan data, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan kemahasiswaan.

Sementara itu, Rektor Untidar, Prof. Sugiyarto mengungkapkan, penandatanganan MoU ini memiliki makna emosional dan historis bagi Untidar.

Kunjungan ke Unila diawali dengan niat untuk bersilaturahmi dan memberikan penghormatan kepada almarhum Prof. John Hendri, tokoh Unila yang pernah berperan penting sebagai Pelaksana Tugas Rektor Untidar pada masa krisis kepemimpinan tahun 2018.

Untidar sebagai perguruan tinggi negeri yang relatif muda, beralih status menjadi PTN pada 2014, sehingga masih berada pada fase pertumbuhan dan sangat terbuka untuk belajar dari Unila, khususnya dalam pengelolaan data dan informasi, tata kelola PD Dikti, serta pengembangan prestasi dan pemberdayaan mahasiswa.

"Kami menyadari, di era saat ini, kemajuan perguruan tinggi dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan informasi. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat belajar banyak dari Unila dalam manajemen data, sistem informasi, dan penguatan bidang kemahasiswaan," ungkap Prof. Sugiyarto.

Melalui MoU ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk menghasilkan berbagai outcome nyata, antara lain peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran melalui pertukaran praktik baik.

Lalu kolaborasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan nasional, penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, serta pengembangan prestasi dan pemberdayaan mahasiswa melalui program kemahasiswaan bersama.

Dampak kerja sama ini, diharapkan tidak hanya dirasakan oleh sivitas akademika Unila dan Untidar, tetapi juga oleh masyarakat luas, melalui program pengabdian kepada masyarakat yang lebih terarah, berbasis riset, dan berkelanjutan.

Kedua kampus tersebut, lalu menandatangani nota kesepahaman, yang menandai langkah baru kolaborasi strategis antara Unila dan Untidar, dalam upaya memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas SDM, dan kemajuan bangsa Indonesia. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Tepuk Tangan, Air Mata, dan Guru PPPK...

Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...

4966


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved