Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Animo Berwisata ke Pulau Seribu Tak Terpengaruh Tragedi Zahro Express
Lampungpro.co, 03-Jan-2017

Amiruddin Sormin 1103

Share

JAKARTA (Lampro): Setelah sempat dihentikan Senin (2/1/2017) pukul 18.00 WIB, proses pencarian korban terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express di perairan Muara Angke yang hilang pagi ini, Selasa (3/1/2017), pukul 06.00 WIB kembali dilanjutkan oleh Basarnas. Untuk mendukung percepatan pencarian para korban, pihak Basarnas akan menambah jumlah para penyelam. Diperkirakan, masih ada sekitar 17 orang yang masih dinyatakan hilang karena insiden tersebut. Sampai saat ini 224 orang dinyatakan selamat dan 23 lainnya meninggal dunia.

Usai memanggil 10 saksi atas kejadian itu, polisi menetapkan nakhoda M. Nali (51) sebagai tersangka. Saat ini Nali masih diperiksa intensif di Direktorat Polair Polda Metro Jaya. Polisi juga terus menyelidiki perbedaan data jumlah penumpang. Sementara untuk aspek teknis penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan KNKT.

Proses identifikasi terhadap korban yang meninggal dunia masih terus dilakukan di RS Polri. Sementara korban luka-luka juga masih dalam perawatan di sejumlah Rumah Sakit di Jakarta. Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Senin (2/1/2016) korban luka-luka yang kini masih dirawat sebanyak 19 orang di enam rumah sakit di DKI Jakarta dengan rincian sebagai berikut dua orang di RS Pluit, empat di RSUD Tarakan, tiga di RSPAD, dua di RS Budhi Asih, dan empat di RSCM.

Tim Crisis Center Kepariwisataan yang berada di bawah Kementerian Pariwisata berkoordinasi di lapangan dengan berbagai pihak terkait musibah terbakarnya kapal wisata Zahro Express (1/1/2017). Kami ikut berbela sungkawa kepada keluarga korban dan telah menginstruksikan Tim Crisis Center Kepariwisataan untuk terus memantau perkembangan penanganan terhadap korban, ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dari hasil pemantauan Tim Crisis Center Kepariwisataan di Muara Angke Jakarta Utara animo wisatawan ke Kepulauan Seribu tidak menunjukkan penurunan. Hingga Senin pagi (2/1/2017) puluhan wisatawan masih mencari kapal wisata ke Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Pari, dan Pulau Harapan. Hari ini jumlah tiket yang terjuan mencapai lebih dari seribu lembar, kata Tado, Bagian Operasional di PT. Samudera Sumber Artha yang mengkordinasikan 40 Kapal dari Muara Angke ke beberapa destinasi wisata di Kepulauan Seribu.

Plt Gubernur DKI Sumarsono juga memastikan pelayanan bagi masyarakat yang akan ke Pulau Seribu tetap dibuka dan normal sebagaimana biasanya. Menurutnya kejadian ini seharusnya dijadikan pelajaran untuk memperbaiki sistem pelayanan transportasi dari dan menuju Pulau Seribu. Pihak Kementerian perhubungan juga telah berkomitmen meningkatkan pelayanan dan keamanan manajemen pelayaran di semua wilayah. (R1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Siapa Mereka? PTK Khusus yang Tak Pernah...

Lingkaran media saja yang sehari-hari berkutat dengan informasi pemerintahan,...

778


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved