BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pemudik dari berbagai daerah di Sumatera secara bergelombang masih memadati Jalan Lintas Sumatera di Lampung menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (4/7/2017). Pantauan Lampungpro.com, Selasa pagi, kendaraan pemudik asal Jawa bernomor plat B, T, F, D, hingga AD masih mewarnai jalanan Bandar Lampung.
Pemudik bermotor yang konvoi bahkan masih terlihat bergerombol beristirahat di pinggir jalan. Sayangnya, sejumlah posko mudik yang ada, tidak lagi ditunggu, bahkan kosong, seperti posko mudi milik Politeknik Negeri Lampung di Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa, yang tutup sejak H+5 Lebaran.
Arus balik di Pelabuhan Bakauheni, hingga hari kedelapan Lebaran 2017 mulai lengang. Tidak terlihat lagi antrian panjang pemudik yang ingin menyeberang ke Pelabuhan Merak. Kendaraan yang ingin masuk kapal tidak perluantre lama.
Data sementara jumlah penumpang arus balik yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Banten mulai Sabtu pukul 08.00 WIB hingga Minggu pagi mencapai 146.583 orang. Menurut data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, penumpang itu terdiri atas penumpang pejalan kaki sebanyak 24.359 orang dan penumpang dalam kendaraan 122.224 orang.
Kapal yang dioperasikan sebanyak 36 unit, dan penumpang diangkut dalam 139 trip pelayaran. Arus balik pemudik secara bergelombang diperkirakan terus terjadi hingga 7-8 Juli 2017. (PRO1)
Berikan Komentar
Taman Wisata Wira Garden memang menjadi salah satu destinasi...
1571
Lampung Timur
651
Olahraga
585
316
06-Apr-2026
336
06-Apr-2026
358
06-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia