BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pengurus KONI Lampung mengecam keras, dugaan aksi penganiayaan yang dialami atlet tinju binaan Pertina Lampung, Ikhwan Azzahro, di kawasan PKOR, Way Halim, Bandar Lampung.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, pihaknya menilai peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi, apabila sistem keamanan di kawasan olahraga berjalan dengan baik.
“Ini peristiwa yang sangat memprihatinkan. Atlet yang sedang dipersiapkan untuk meraih prestasi, namun justru menjadi korban kekerasan di lingkungan yang seharusnya aman untuk berlatih dan beraktivitas," kata Riagus Ria dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Riagus, insiden tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keamanan di kawasan PKOR Way Halim.
Riagus menilai, selama ini KONI Lampung menerima berbagai keluhan dari atlet yang tinggal dan berlatih di kawasan tersebut, salah satunya terkait keberadaan sejumlah warung yang beroperasi hingga larut malam, dan kerap menimbulkan keramaian.
"Banyak atlet yang mengaku tidak nyaman tinggal di sana. Kami juga mendapat informasi atlet PPLP, yang merasa resah karena pada malam hari kawasan sekitar PKOR cukup bising, akibat aktivitas di sejumlah warung yang masih beroperasi," ujar Riagus Ria.
Riagus menegaskan, peristiwa yang menimpa Ikhwan harus menjadi alarm bagi seluruh pihak, untuk segera melakukan penataan kawasan olahraga kebanggaan Lampung tersebut.
“Kejadian ini harus membuka mata semua pihak. PKOR semestinya menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi atlet untuk berlatih, bukan malah menjadi tempat yang menimbulkan rasa khawatir," tegas Riagus Ria.
KONI Lampung berharap, pemerintah segera melakukan penataan kawasan PKOR, agar fungsi utamanya sebagai pusat pembinaan olahraga dapat berjalan optimal. Selain itu, peningkatan pengawasan dan keamanan dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi para atlet.
KONI Lampung juga berharap, aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut, dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban, sekaligus memberikan efek jera agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Sebelumnya, Ikhwan Azzahro, atlet binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung yang tengah dipersiapkan menghadapi PON Beladiri II di Manado 2026, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang pada Selasa (23/6/2026) pagi.
Peristiwa itu tidak hanya menyisakan luka bagi korban, tapi juga menjadi pukulan bagi keluarga besar olahraga Lampung, yang selama ini berupaya melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Kasus tersebut, kini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan kawasan olahraga, demi mendukung pembinaan atlet secara optimal. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
8853
352
25-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia