Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Atlet Tinju PON Dianiaya di PKOR Way Halim, KONI Lampung Kecam Hingga Desak Pemerintah Evaluasi Keamanan
Lampungpro.co, 24-Jun-2026

Febri 907

Share

Wakil Ketua KONI Lampung Riagus Ria | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pengurus KONI Lampung mengecam keras, dugaan aksi penganiayaan yang dialami atlet tinju binaan Pertina Lampung, Ikhwan Azzahro, di kawasan PKOR, Way Halim, Bandar Lampung.

Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, pihaknya menilai peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi, apabila sistem keamanan di kawasan olahraga berjalan dengan baik.

“Ini peristiwa yang sangat memprihatinkan. Atlet yang sedang dipersiapkan untuk meraih prestasi, namun justru menjadi korban kekerasan di lingkungan yang seharusnya aman untuk berlatih dan beraktivitas," kata Riagus Ria dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Riagus, insiden tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keamanan di kawasan PKOR Way Halim.

Riagus menilai, selama ini KONI Lampung menerima berbagai keluhan dari atlet yang tinggal dan berlatih di kawasan tersebut, salah satunya terkait keberadaan sejumlah warung yang beroperasi hingga larut malam, dan kerap menimbulkan keramaian.

"Banyak atlet yang mengaku tidak nyaman tinggal di sana. Kami juga mendapat informasi atlet PPLP, yang merasa resah karena pada malam hari kawasan sekitar PKOR cukup bising, akibat aktivitas di sejumlah warung yang masih beroperasi," ujar Riagus Ria.

Riagus menegaskan, peristiwa yang menimpa Ikhwan harus menjadi alarm bagi seluruh pihak, untuk segera melakukan penataan kawasan olahraga kebanggaan Lampung tersebut.

“Kejadian ini harus membuka mata semua pihak. PKOR semestinya menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi atlet untuk berlatih, bukan malah menjadi tempat yang menimbulkan rasa khawatir," tegas Riagus Ria.

KONI Lampung berharap, pemerintah segera melakukan penataan kawasan PKOR, agar fungsi utamanya sebagai pusat pembinaan olahraga dapat berjalan optimal. Selain itu, peningkatan pengawasan dan keamanan dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi para atlet.

KONI Lampung juga berharap, aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut, dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban, sekaligus memberikan efek jera agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, Ikhwan Azzahro, atlet binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung yang tengah dipersiapkan menghadapi PON Beladiri II di Manado 2026, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang pada Selasa (23/6/2026) pagi.

Peristiwa itu tidak hanya menyisakan luka bagi korban, tapi juga menjadi pukulan bagi keluarga besar olahraga Lampung, yang selama ini berupaya melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Kasus tersebut, kini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan kawasan olahraga, demi mendukung pembinaan atlet secara optimal. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kontroversi VS Kerja Nyata DPRD Kota Bandar...

Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...

8853


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved