Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Berasal Dari Lampung, Telur Busuk Beredar di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jawa Barat
Lampungpro.co, 13-Jun-2020

Heflan Rekanza 739

Share

Pemusnahan sejumlah telur infertil atau busuk tak layak makan di sebuah pasar Kota Tasikmalaya | Ist/Lampungpro.ci

TASIKMALAYA (Lampungpro.co): Satuan tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya menemukan sejumlah telur infertil atau busuk tak layak makan di sebuah pasar Kota Tasikmalaya. Telur busuk itu rencananya dijual dengan harga di bawah pasaran. Telur busuk itu berasal dari Lampung.

"Nah menurut informasi dia (pedagang) beli dari broker. Dari surat jalannya, (telur) dari luar Jawa, dari Lampung. Kebayang di jalannya juga berapa lama," ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman, Jumat (12/6/2020) kemarin.

Penemuan telur infertil tersebut berdasarkan hasil sidak tim Satgas Pangan ke Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya menyusul kabar maraknya telur infertil pada Selasa (9/6/2020) lalu. Dari hasil sidak itu, tim kemudian menemukan telur yang diduga tak layak makan.

Yusuf menduga telur itu busuk karena waktu. Sebab pengiriman telur dari Lampung memakan waktu cukup lama kemudian dikarantina dan sampai ke tangan pedagang. Di tangan pedagang, telur-telur kiriman dari Lampung itu sudah lima hari belum laku. "Iya di pedagang lima hari di jalan berapa hari. Nggak tahu kalau pertamanya bagaimana. Nggak kaya gitu (busuk) mungkin," jelas dia.

Menurut Yusuf, telur itu memang tidak dipajang oleh si penjual. Namun dari informasi yang didapat, telur rencana akan di jual di bawah harga pasaran yakni antara Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu per kilo. Namun sampai sidak dilakukan oleh satgas pangan, telur infertil memang belum laku. "Karena masyarakat juga lihat penampilan ragu juga. Ada garis kayak sarang laba-laba," ucap dia.

Usai dilakukan sidak, sambung Yusuf, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pedagang. Usai diperiksa, telur sebanyak 4 kuintal hasil kiriman dari Lampung dimusnahkan. "Sudah (dimusnahkan) oleh pemiliknya. Dia karena ketidaktahuan," terang Yusuf.(**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17079


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved