LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Pantia Pemekaran Lampung Timur sudah tidak lagi mempercayai janji politik Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim. Hal itu disampaikan Humas Pantia Pemekaran Lampung Timur Arbit Sanit, saat di wawancarai Lampungpro.com Minggu (7/1/2018).
Memurut Arbit Sanit, saat Chusnunia Chalim hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Timur menjajikan akan membantu proses pemekaran Kabupaten Lampung Timur. Bahkan, janji politiknya pada waktu itu disaksikan notaris.
Sehingga dengan informasi Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim akan mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Lampung, diharapkan tidak lagi banyak mengumbar janji janji politik yang akhirnya mengecewakan masyarakat banyak. Kami tidak akan lagi percaya janji politik, kami sudah dibohongi dengan persoalan pemekaran Lampung Timur, kata dia.
Chusnunia Chalim dikatakan tidak menyuport pemekaran Lampung Timur. Terbukti dengan tidak dimasukannya program pemekaran dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, kata Arbit, setiap panitia pemekaran hendak menemui Chusnunia Chalim untuk melakukan audensi terkait pemekaran Lampung Timur, politisi PKB itu tidak pernah menemui. Tidak menyuport pemekaran tidak masalah, namun seharusnya dulu waktu mencalonkan sebagai bupati jangan menjajikan akan membantu proses pemekaran, kata dia, yang tinggal di Kecamatan Labuhanmaringgai.
Sementara itu, lanjut Arbit, pada pemerintahan Erwin Arifin sebagai Bupati Lampung Timur, telah memganggarkan untuk proses pemekaran. Selain itu, telah dilakukan uji materi dari pihak Universitas Lampung (Unila), hasil dari uji materi Lampung Timur sudah layak untuk dimekarkan.
Yang menjadi permasalahan, kata Arbit, Bupati Lampung Timur saat ini (Chusnunia Chalim) sama sekali tidak merespon atau menyuport rencana pemekaran sehingga proses terbengkalai. Hasil dari uji materi yang di lakukan Unila, pemekaran dari 24 kecamatan yang ada di Lampung Timur, sebanyak 12 kecamatan sudah layak dipisahkan dari kabupaten induk. Sementra, kami masih fakum, karena tidak ada respon sama sekali dari bupati, kata dia.
Saat di konfirmasi Lampungpro.com, Senin (8/1/2018), Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim enggan memberi jawaban persoalan proses pemekaran Lampung Timir. Bupati Lamtim hanya menggelengkan kepala kemudian masuk ke dalam mobil dinasnya, usai menghadiri sertijab kepala desa di Kecamatan Labuhanratu. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
15706
EKBIS
8270
Bandar Lampung
5659
Bandar Lampung
4013
Bandar Lampung
3870
219
03-Apr-2025
238
03-Apr-2025
466
02-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia