BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pencegahan anak obesitas perlu dilakukan sejak bayi melalui pola makan dan aktivitas fisik. Ternyata, salah satu hal yang bisa mencegah anak obesitas adalah air susu ibu atau ASI. Saat anak masih berusia di bawah satu tahun, ASI memiliki peran penting untuk mencegah obesitas.
"Dibanding susu formula, ASI memiliki jenis lemak yang baik. Efek dari ASI juga tidak hanya 6 bulan atau 2 tahun saat minum ASI tersebut, namun sampai sudah besar nanti," ujar dokter spesialis anak dan konselor laktasi, dr. Yovita Ananta.
Bayi yang disusui ibunya belajar mengendalikan jumlah ASI dan kalori yang dikonsumsinya dibandingkan bayi yang minum dari botol. "Bayi yang minum dari ASI bisa berhenti saat mengetahui kebutuhannya sudah tercukupi, sedangkan bayi yang minum dari botol biasanya didorong untuk menghabiskan susu di botol tersebut," lanjut Yovita.
Bayi yang diberi ASI juga memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan bayi dengan susu formula. Kandungan susu formula yang padat energi dapat merangsang sistem endokrin untuk mengeluarkan lebih banyak insulin. Hal tersebut meningkatkan kadar lemak tubuh pada bayi tersebut.
Ada riset yang mengatakan bahwa pada usia 5-6 tahun, bayi yang tidak mendapat ASI memiliki angka obesitas 4,5 persen, sedangkan bayi yang minum ASI selama lebih dari 12 bulan hanya memiliki angka obesitas 0,8 persen, jelas Yovita.(**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16593
EKBIS
9271
Lampung Selatan
5112
Bandar Lampung
4914
Bandar Lampung
4781
325
04-Apr-2025
397
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia