Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

DPR RI Dorong Industri Pakan Ternak Japfa Comfeed di Tanjung Bintang Jaga Pasokan Program Ketahanan Pangan
Lampungpro.co, 30-Jan-2026

Febri 235

Share

Komisi VII DPR RI Saat Kunjungan Kerja ke Japfa Comfeed Indonesia Feed Lampung | Lampungpro.co

TANJUNG BINTANG (Lampungpro.co): Komisi VII DPR RI, mendorong PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk Feed Lampung di Desa Sukanegara, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, agar terus berdaya saing dalam memenuhi pasokan pakan ternak, untuk mendukung program ketahanan pangan.

Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim mengatakan, industri pangan harus siap terhadap perubahan-perubahan kebijakan pangan, sehingga mereka juga harus mampu berdaya saing di pasar internasional.

"Bicara rantai sistem, industri bidang pakan ternak menjadi bagian penting dalam swasembada pangan, karena kebutuhan makin hari makin meningkat," kata Chusnunia Chalim saat memimpin Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi VII DPR RI ke PT. Japfa Comfeed Indonesia Feed Lampung, Jumat (30/1/2026).

Menurunnya, industri pakan seperti Japfa Comfeed Indonesia Feed Lampung harus menjadi off taker hilirisasi di Lampung, mengingat Lampung merupakan daerah produksi pertanian yang tinggi, dan butuh industri hilirisasi.

"Dengan demikian, ini akan kami dukung, karena ini kaitannya dengan wilayah industri. Kunjungan kami ini, ingin memastikan industri pangan punya daya saing tinggi, dan membantu mencarikan solusi persoalan yang ada," ujar Chusnunia Chalim.

Komisi VII DPR RI menyoroti asal bahan baku yang selama ini menjadi persoalan, namun untuk di Japfa Comfeed Indonesia Feed Lampung ini dinilai sudah baik, karena bahan bakunya sudah berasal dari petani lokal.

"Pakan ini menjadi komponen terbesar di dunia peternakan dan UMKM pangan, jadi ini harus hati-hati, sehingga kami pastikan industri bidang pakan ternak tidak punya persoalan," sebut mantan Wakil Gubernur Lampung ini.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VII DPR RI ingin memastikan, industri pangan di Lampung mampu mencukupi kebutuhan internal lokal, bisa berdaya saing, bahkan kalau bisa nanti menambah ekspor.

Komisi VII DPR RI juga mendorong komitmen seluruh industri di Indonesia, untuk bergeser ke industri hijau, karena energi menjadi komponen penting dalam produksi, sehingga semuanya bisa mulai bergeser. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved