Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Diduga Terindikasi KKN, Proyek Pengaman Pantai di Way Muli Lampung Selatan Bakal Dipolisikan
Lampungpro.co, 09-May-2022

Febri Arianto 2167

Share

Kondisi Proyek Pengaman Pantai di Way Muli | Ist/Lampungpro.co

RAJABASA (Lampungpro.co): Seorang pengusaha asal Kalianda, Eti Hikmayati, bakal melaporkan proyek pembangunan pengaman pantai di Desa Way Muli, Rajabasa, Lampung Selatan ke kepolisian. Ini diduga dalam pengerjaannya, ada ajang korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) oleh beberapa oknum.

Eti menilai, rencana pelaksanaan proyek pada pertengahan tahun 2022 ini, diduga terdapat unsur permainan oleh oknum di Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS). Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat oknum staff BBWSMS inisial RW, melakukan praktik pengkondisian pemenangan lelang terhadap satu perusahaan tertentu, yakni PT. MFA.

Oknum tersebut, meraup sejumlah uang bernilai miliaran rupiah dari PT. MFA, guna mengkondisikan lelang proyek agar pelaksanaan pembangunan water break berjalan mulus. Pengkondisian ini diduga melalui komunikasi terselubung antara tim PT. MFA dan oknum berinisial RW.

Eti Hikmayati sendiri, jadi salah satu kru PT. MFA, namun dirinya turut menjadi korban dalam pengkondisian proyek tersebut. Sebab setelah dirinya berjuang dari awal persiapan hingga mengeluarkan anggaran, Eti bakal ditinggalkan dalam pelaksanaan kerja proyek pengaman pantai di Pesisir Rajabasa.

"Kami bakal membawa persoalan ini ke ranah hukum, karena ada juga dugaan kasus penipuan oleh oknum Balai Besar inisial RW. Kami minta keadilan melalui, karena ada indikasi penipuan hingga Rp94 miliar," kata Eti Hikmayati dalam keterangannya, Senin (9/5/2022).

Disisi lain, adanya dugaan pengkondisian dan dugaan penipuan pelaksanaan proyek pengaman Pantai Muli itu, juga mendapat kecaman tajam dari para aktivis yang tergabung dalam Koalisi Lembaga Lampung Selatan Bersatu (KLLSB). Koordinator KLLSB, Zul Karnain menegaskan, pihaknya mengecam keras adanya praktik tersebut dengan dalih dan cara apapun.

"Kami bakal mengusut tuntas praktik di BBWSMS, sehingga tidak lagi terjadi hal serupa yang merugikan orang lain. Ini proyek pasca bencana, kami tegaskan akan kawal dugaan kasus ini sampai tuntas," tegas Zul Karnain. (***)

Editor : Febri Arianto

Reporter : Hendra


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16862


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved