Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Direktur Utama PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 RI dari Posko NTT
Lampungpro.co, 16-Aug-2026

Febri 235

Share

Suasana Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, saat memimpin rapat koordinasi siaga bencana Flores, Nusa Tenggara Timur, sekaligus melakukan konferensi pers di PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, pada Sabtu malam (15/8). Darmawan menyampaikan bahwa PLN melakukan pengamanan secara menyeluruh terhadap sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

DEPOK (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional, guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, bersama jajaran Direksi PLN lainnya, turun langsung mengawal kesiapan kelistrikan di berbagai lokasi Indonesia.

Dalam konferensi pers yang dilakukan dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang juga terhubung secara online dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, pada Sabtu malam (15/8), Darmawan mengatakan, PLN melaksanakan pengamanan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

"Sejak awal Agustus 2026, PLN sudah bergerak full dan cek satu persatu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada, untuk memastikan peringatan HUT ke-81 RI berjalan lancar," kata Darmawan.

Darmawan mengapresiasi atas dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Menurutnya, dukungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kelistrikan nasional.

"Dukungan penuh dari pemerintah, membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan, tiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi," ujar Darmawan.

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan daya yang mencukupi 9 GW atau sekitar 21,1 persen. 

"Saat ini, seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga di seluruh Indonesia, dan semua bergerak dan semua fokus," tegas Darmawan.

Kesiapan tersebut, diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik. Untuk mempercepat penanganan di lokasi, PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.

Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik, dan khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat, yang meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset.

Kesiapsiagaan PLN tidak hanya difokuskan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tapi juga mencakup respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah. Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap.

Di sisi lain, PLN juga bergerak cepat melakukan pemulihan pasca gempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan, dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun PLN mengupayakan pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

16651


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved