LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.co) : Tak hanya menghidupkan listrik, PLN juga turut mengambil peran dalam menghidupkan semangat belajar dan memperkuat ilmu agama. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Metro, sebanyak 69 santri yatim piatu dan duafa dari dua pondok pesantren di Kabupaten Lampung Timur menerima santunan dalam rangkaian Pengajian Akbar Haul pada 27–28 September 2026.
Santunan pertama disalurkan kepada 47 santri Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa pada 27 September 2026. Penyerahan tersebut bertepatan dengan rangkaian Haul Syaikh Abdul Qodir Al Jilani R.A. ke-887, Syaikh Baharuddin Annaqsyabandy, KH. Raden Rahmad Djoyo Ulomo ke-37, serta para masyayikh Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa.
Kepedulian serupa berlanjut pada 28 September 2026 di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Labuhan Ratu IV. Sebanyak 22 santri yatim piatu dan duafa menerima santunan dalam rangkaian Pengajian Akbar Haul Syaikh Abdul Qodir Al Jilani R.A. ke-887. Dengan penyaluran di kedua pondok pesantren tersebut, total 69 santri menerima manfaat dari YBM PLN UP3 Metro.
Rangkaian kegiatan turut dihadiri Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum., bersama General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko, Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung Moh Sadli, Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian, para ulama, pengasuh pondok pesantren, santri, serta masyarakat.
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian mengatakan, kepedulian tersebut merupakan bagian dari semangat insan PLN untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, listrik yang dihadirkan PLN tidak hanya menjadi penerang secara fisik, tetapi juga diharapkan mendukung tumbuhnya pendidikan dan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
“PLN hadir untuk menghidupkan listrik, sementara melalui YBM PLN kami ingin ikut menghidupkan semangat belajar dan ilmu agama di lingkungan pesantren. Semoga santunan ini memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, serta meraih cita-cita,” ujar Anas.
Menurut Anas, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan membekali generasi muda dengan ilmu serta nilai-nilai keagamaan. Karena itu, silaturahmi bersama para ulama, pengasuh pondok pesantren, dan santri menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan PLN dengan masyarakat.
Program YBM PLN bersumber dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. Melalui berbagai program sosial, YBM PLN berupaya agar kontribusi para muzaki dapat memberikan manfaat nyata, termasuk bagi anak yatim, duafa, dan lingkungan pendidikan.
Melalui semangat menghidupkan listrik sekaligus menghidupkan ilmu agama, PLN dan YBM PLN UP3 Metro berharap kehadirannya dapat terus memberikan manfaat, bukan hanya melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang mendukung lahirnya generasi berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia. (***)
Berikan Komentar
Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...
2631
Tulang Bawang
488
Kominfo LamSel
543
Bandar Lampung
604
202
30-Sep-2026
488
30-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia