Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

DPRD Pesisir Barat Soroti Tata Kelola Pendidikan, Singgung Perebutan Murid dan Dana BOS
Lampungpro.co, 11-Sep-2026

Sandy 307

Share

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Ellya Triskova, S.E. | LAMPUNGPRO.CO/Ist

"Benar-benar memprihatinkan. Ada persaingan tidak sehat. Kepala sekolah entah masuk standar jadi kepala sekolah atau tidak. Hilangnya ketulusan sebagai pengajar. Yang dikejar hanya banyaknya murid untuk dana BOS," ujarnya.

Menurut Ellya, persoalan tersebut juga terlihat dari belum optimalnya komunikasi dan sinergi antar sekolah. Ia mencontohkan adanya sekolah yang menerima peserta didik dalam jumlah relatif banyak, sementara sekolah lain di wilayah yang sama justru mengalami kekurangan murid.

Kondisi tersebut seharusnya dapat dicarikan solusi melalui komunikasi dan koordinasi antarsatuan pendidikan. Sekolah yang jumlah siswanya sudah memenuhi kapasitas, menurutnya, semestinya dapat berkoordinasi dengan sekolah lain yang masih kekurangan peserta didik sehingga distribusi siswa dapat lebih merata.

"Banyak hal baik yang hilang dibanding zaman dulu. Kerja sama yang baik dan bersinergi juga minim," kata Ellya.

Ia juga mengingat kembali upayanya mendorong penguatan karakter dan kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Pada masa kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Edwin Kastolani, Ellya mengaku pernah mengundang sejumlah kepala sekolah untuk membahas pembentukan karakter peserta didik.

Saat itu, ia mendorong agar sekolah membiasakan sejumlah kegiatan positif, seperti budaya memberi salam kepada guru, melaksanakan salat Dhuha dua rakaat, serta menghafal Asmaul Husna. Menurutnya, pendidikan dasar tidak semestinya hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

Ellya berpandangan bahwa pembentukan karakter sejak usia sekolah merupakan investasi jangka panjang. Pendidikan yang baik, menurutnya, harus mampu membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika, sikap, dan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

4655


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved