JAKARTA (Lampungpro.com) : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, pihaknya menyiapkan jenis debat yang bisa mengeksplorasi calon wakil presiden. Menurut dia, debat pertama menjadi salah satu alasan evaluasi format debat mendatang. "Iya betul, salah satunya untuk mengantisipasi itu (capres lebih aktif)," kata Arief, Selasa (22/1/2019).
Arief menjelaskan, cawapres nantinya memiliki waktu sendiri untuk berdebat. Hal itu bakal dilakukan dalam debat ketiga pada 17 Maret 2019. Tak hanya itu, debat antar-cawapres juga dilakukan dalam debat kelima mendatang yang bakal diikuti kedua pasang capres dan cawapres. Namun, dua cawapres bakal diberi satu sesi saling menanggapi saat debat terakhir. "Kami sudah memikirkan itu. Di debat terakhir nanti kami buat segmen antarcapres sendiri, antarcawapres sendiri. Ini segmen yang dua-duanya bisa menjawab," jelasnya.
Hal ini disampaikan juga guna menjelaskan perbedaan jenis debat Pilpres 2019 dengan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pilpres yang mengatur debat kandidat dibuat diselenggarakan dengan komposisi tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres. Sementara itu, KPU menetapkan debat kandidat dengan komisi dua kali debat capres, satu kali debat cawapres dan dua kali debat pasangan capres-cawapres.
"Jadi yang ini dibikin ada pasangannya, jadi bukan dikurangi. Capres itu tetap muncul bahkan di bawah juga muncul ada capresnya juga, lalu cawapresnya ikut satu kali. Jadi sebetulnya kalau dari sisi tampil capres malah tampil empat kali, dua kali sendirian, dua kali berpasangan. Cawapres tampil tiga kali," ujar dia.
Sebelumnya, penampilan calon wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dalam debat perdana menarik perhatian banyak pihak. Ia lebih banyak diam dan enggan menanggapi atau menambahkan pernyataan pasangannya, Joko Widodo. Ma'ruf saat itu menyatakan diamnya sebagai bentuk tak ingin balapan pernyataan dengan Jokowi. Mantan Ketua MUI ini menilai wajar Jokowi lebih dominan selaku calon petahana.(**/PRO4)
Berikan Komentar
tuntutan mahasiswa bukan soal mencari-cari kesalahan. Mereka hanya menagih...
3329
Lampung Selatan
724
Kominfo LamSel
910
210
12-Feb-2026
730
11-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia