Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto: Angkatan Keempat TNI Bidang Siber Sedang Berevolusi
Lampungpro.co, 14-Jan-2023

Amiruddin Sormin 5443

Share

Gubernur Lemhanas RI Andi Widjajanto (tenga) bersama Penasehat SMSI Ervik Ary Susanto. LAMPUNGPRO.CO/SMSI

JAKARTA (Lampungpro.co): Salah satu lompatan strategis yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Indonesia adalah membentuk angkatan keempat di bidang digital dan siber. Pernyataan ini terungkap dari bincang-bincang dengan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Andi Widjajanto dalam Patra Channel Youtube, Kamis (12/1/2023). 

Setelah perbicangan yang direkam Patra Channel Youtube, Andi Widjajanto yang terkenal dengan pendidikannya yang sangat lengkapdalam dan luar negerimenyempatkan berbincang-bincang dengan tim Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang dipimpin oleh Firdaus, selaku Ketua Umum SMSI Pusat. Firdaus didampingi penasihat SMSI Ervik Ari Susanto, dan Ketua Bidang Bidang hukum, arbitrase dan legislasi SMSI Pusat Makali Kumar, SH.

Pada perbincangan dan diskusi bersama host Medrial Alamsyah ini, Andi Widjajanto yang pernah mendalami Kajian Pertahanan National Defense University Amerika Serikat pada tahun 2003 itu menyebutkan sebenarnya TNI sedang melakukan evolusi pembentukan angkatan keempat ini. Saat ini Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di masing-masing angkatan sudah mempunyai pusat siber yang komandannya adalah perwira bintang satu. 


mencontohkan Singapura baru saja membentuk angkatan keempat digital dan intelijen pada 28 oktober 2022. 

Singapura perlu membentuk angkatan ini setara dengan angkatan darat, laut dan udara karena negara ini secara progresif membangun kemampuan di empat bidang utama dalam komando, kontrol, komunikasi, dan komputer dan intelijen. Organisasi Siber Pertahanan yang didirikan pada 2017 berfungsi untuk mengoordinasikan upaya keamanan siber di sektor pertahanan. 

Tak hanya Singapura, Andi mencontohkan Amerika Serikat dan Cina yang juga sudah membentuk pasukan khusus yang juga khusus konsentrasi khusus ke siber. Amerika Serikat memiliki 5 Angkatan pertahanan, Darat, Udara, Laut, Antariksa, dan Cyber War. Salah satu badan keamanan di AS adalah National Security Agency (NSA).

Saat ini dan ke depan, menurut Andi kekuatan intelijen digital diperlukan untuk secara efektif menangani ancaman digital dari pelaku ancaman eksternal yang diperkirakan akan tumbuh dalam jumlah, kecanggihan, dan organisasi. Beruntungnya tingkat kematangan teknologi di dunia sudah membaik. Meski diakui oleh Andi, masalah utama sekarang ini teknologi digital berkembang lebih cepat dibandingkan arsitektur keamanannya. '

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Provinsi Aneh, Surplus Gabah tapi Beras...

Dengan Langkah ini, Lampung bukan lagi sekedar produsen beras...

278


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved