BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Peringati Hari Tuberkulosis (TBC) sedunia, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung menggelar diskusi secara online di akun Intagram @rsamlampung dengan tema Setiap Detik Berharga, Selamatkan Bangsa dari Tuberkulosis, Selasa (30/3/2021). Dalam kegiatan diskusi ini, langsung dipandu dr. Isura Febrihartati dengan narasumber dokter spesialis penyakit paru dr. Ahmad Gazali.
Dalam acara banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber, terkait bagaimana cara mencegah agar tidak tertular TBC, beserta cara mengobatinya. Dalam paparannya, dokter Ahmad Gazasi menyebutkan, penyakit TBC merupakan salah satu penyakit kronis yang berbahaya bagi kesehatan.
"TBC bukanlah penyakit turunan, tetapi terjadi akibat infeksi bakteri yang menyerang organ pernapasan paru-paru. Penularan TBC ini, dapat terjadi melalui droplet lendir dahak ke udara, ketika penderita TBC aktif memercikan lendir atau dahak saat batuk atau bersin, maka bakteri akan ikut keluar melalui lendir dan terbawa ke udara, kata dokter Ahmad Gazali.
Selain menyerang paru-paru, penyakit TBC dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti tulang belakang, kelenjer getah bening, kulit, ginjal dan selaput otak. Penyakit TB hanya menular dan menyerang ke paru-paru, karena dapat menularkan melalui lendir dahak, sedangkan yang lainnya tidak menimbulkan penularan.
"Orang yang menderita TBC biasanya menderita kondisi berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem pernapasan, mulai dari gejala batuk, batuk darah, hingga nyeri dada atau saat bernapas. Sebagai jenis penyakit yang berbahaya, penderita TBC sangat membutuhkan kesadaran dan pemahaman mengenai penyakit ini," ujar Ahmad Gazali.
Penanganan kepada penderita TBC diperlukan keseriusan yang sangat tinggi, hal ini karena kesembuhan penderita dari TBC diperlukan penanganan serius, dengan meminum obat secara rutin, dan sesuai anjuran dokter. Untuk penderita TBC paru-paru, minimal dianjurkan untuk mengkonsumsi obat selama enam bulan secara berturut-turut.
"Untuk TBC yang menyerang selain paru-paru, minimal sembilan bulan secara berturut-turut. Fasilitas di RSUDAM Lampung sudah lengkap, untuk pengecekan dan penyembuhan dari penyakit TBC ini," jelas Ahmad Gazali.
Beberapa alat yang sudah dimiliki oleh RSUDAM untuk pengecekan penyakit TBC ini diantaranya MDR Resisten, MDR Sourcourse, dan dokter spesialis. Ahmad Gazali menyarankan kepada penderita TBC, untuk tidak lagi merokok dan harus menghindari asap rokok. Jalani hidup sehat, konsumsi makanan yang bernutrisi tinggi, tambahkan dengan minuman bervitamin seperti vitamin C, D, dan B dan jangan terlu banyak makanan siap saji. (SANDY/PRO3)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16134
EKBIS
8737
Bandar Lampung
6099
155
04-Apr-2025
355
03-Apr-2025
398
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia