Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hari TBC Sedunia, Begini Cara Hindari Penularan TBC Versi Dokter RSUDAM Lampung
Lampungpro.co, 30-Mar-2021

Febri 1163

Share

Diskusi Hari TBC Sedunia RSUDAM Lampung | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Peringati Hari Tuberkulosis (TBC) sedunia, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung menggelar diskusi secara online di akun Intagram @rsamlampung dengan tema Setiap Detik Berharga, Selamatkan Bangsa dari Tuberkulosis, Selasa (30/3/2021). Dalam kegiatan diskusi ini, langsung dipandu dr. Isura Febrihartati dengan narasumber dokter spesialis penyakit paru dr. Ahmad Gazali.

Dalam acara banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber, terkait bagaimana cara mencegah agar tidak tertular TBC, beserta cara mengobatinya. Dalam paparannya, dokter Ahmad Gazasi menyebutkan, penyakit  TBC merupakan salah satu penyakit kronis yang berbahaya bagi kesehatan.

"TBC bukanlah penyakit turunan, tetapi terjadi akibat infeksi bakteri yang menyerang organ pernapasan paru-paru. Penularan TBC ini, dapat terjadi melalui droplet lendir dahak ke udara, ketika penderita TBC aktif memercikan lendir atau dahak saat batuk atau bersin, maka bakteri akan ikut keluar melalui lendir dan terbawa ke udara, kata dokter Ahmad Gazali.

Selain menyerang paru-paru, penyakit TBC dapat menyerang organ tubuh lainnya seperti tulang belakang, kelenjer getah bening, kulit, ginjal dan selaput otak. Penyakit TB hanya menular dan menyerang ke paru-paru, karena dapat menularkan melalui lendir dahak, sedangkan yang lainnya tidak menimbulkan penularan.

"Orang yang menderita TBC biasanya menderita kondisi berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem pernapasan, mulai dari gejala batuk, batuk darah, hingga nyeri dada atau saat bernapas. Sebagai jenis penyakit yang berbahaya, penderita TBC sangat membutuhkan kesadaran dan pemahaman mengenai penyakit ini," ujar Ahmad Gazali.

Penanganan kepada penderita TBC diperlukan keseriusan yang sangat tinggi, hal ini karena kesembuhan penderita dari TBC diperlukan penanganan serius, dengan meminum obat secara rutin, dan sesuai anjuran dokter. Untuk penderita TBC paru-paru, minimal dianjurkan untuk mengkonsumsi obat selama enam bulan secara berturut-turut.

"Untuk TBC yang menyerang selain paru-paru, minimal sembilan bulan secara berturut-turut. Fasilitas di RSUDAM Lampung sudah lengkap, untuk pengecekan dan penyembuhan dari penyakit TBC ini," jelas Ahmad Gazali.

Beberapa alat yang sudah dimiliki oleh RSUDAM untuk pengecekan penyakit TBC ini diantaranya MDR Resisten, MDR Sourcourse, dan dokter spesialis. Ahmad Gazali menyarankan kepada penderita TBC, untuk tidak lagi merokok dan harus menghindari asap rokok. Jalani hidup sehat, konsumsi makanan yang bernutrisi tinggi, tambahkan dengan minuman bervitamin seperti vitamin C, D, dan B dan jangan terlu banyak makanan siap saji. (SANDY/PRO3)


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16134


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved