BANDAR LAMPUNG (Lampro): Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-91 Nahdlatul Ulama (NU), Selasa (31/1/17), dijadikan momentum kebangkitan ekonomi warga nahdliyini. Pasalnya, tantangan yang dihadapi oleh NU semakin komplek dan bergam, terutama di bidang ekonomi.
Menurut Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Mislamudin, momentum Harlah NU ke-91 harus dijadikan sebagai ajang untuk terlibat lebih dalam dalam meningkatkan kesejahteraan warganya, terutama dalam bidang ekonomi. Saat ini seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, juga menghadapi persaingan pasar global. Setiap warga NU harus mampu bersaing sehingga tidak kalah dengan yang lainnya. Di sinilah tugas dan tantangan NU untuk bisa meningkatkan perekonomian warganya, kata Mislamudin, di Bandar Lampung, Selasa (31/1/2017).
Sejak Sabtu (28/1/2017) hingga Selasa (31/1/2017), kaum nahdliyin di Lampung secara bergelombang menggelar berbagai acara untuk memperingati hari jadi organisasi agama terbesar di Nusantara itu. Organisasi bentukan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari ini memiliki jutaan massa di Lampung dengan basis pesantren yang tersebar di Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Metro, Lampung Utara, dan Way Kanan.
Di Lampung Selatan, peringatan harlah ditandai peletakan batu pertama pembangunan Masjid Safinatun Najah di komplek sekretariat PCNU Lampung Selatan, Jalan Lintas Sumatra Kelurahan Wailubuk Kecamatan Kalianda. Harlah dipusatkan di tanah wakaf NU dengan istigosah akbar dan doa bersama dipimpin KH RM. Soleh Bajuri, Ketua PWNU Provinsi Lampung, KH Nafis Mustofa Gufron Ketua IPHI Lampung Selatan, KH Hamin Fadil, Ketua MUI Lampung Selatan yang juga Mustasyar PCNU Lampung Selatan.
Menurut Mislamudin, NU harus memiliki cara dan pola tersendiri dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Harus ada pola kaderisasi yang baik kepada warga NU, kalau tidak NU akan kalah bersaing, ujar Mislamudin yang juga anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan ini.
Di samping itu juga berbagai tantangan NU yang lainnya saat ini adalah maraknya berbagai aliran diluar NU yang berusaha merusak nilai-nilai aswaja. Hari ini pelan-pelan NU tengah digerogoti oleh berbagai aliran yang di luar NU yang akan merusak pemahaman ahlussunnah wal jamaah Ini harus diwaspadai dan dicegah oleh NU, kata dia. (PRO1)
Berikan Komentar
Lingkaran media saja yang sehari-hari berkutat dengan informasi pemerintahan,...
513
PLN
409
Olahraga
386
409
11-Apr-2026
424
11-Apr-2026
386
11-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia