Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hutan di Lampung Mampu Sejahterakan Masyarakat Luas
Lampungpro.co, 02-Nov-2017

Lukman Hakim 1021

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Hutan bukan hanya memberikan penghijauan, tapi mampu menyejahterakan masyarakat, dapat bermanfaat untuk masyarakat luas. Dengan hutan rakyat, masyarakat dapat mendapatkan manfaatnya. Hutan rakyat juga dapat ditanam karet atau rotan. Dan kalau setiap masyarakat di Lampung menanam pohon lima saja, sudah berapa pohon yang dapat menghijaukan Lampung, kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono, Rabu (1/11/2017).

Hal itu dikatakan Sutono pada acara Ngobrol Pintar (Ngopi) yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan stakeholder yang peduli terhadap lingkungan hidup dan Kehutanan di Lampung, di meeting room Emersia Hotel, Rabu (1/11/2017).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Lampung, Saiful dan Kepala Biro Humas Kementerian LHK, yang diwakili Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga, Fajar Wirasmoyo. Hadir pula perwakilan dari LSM dan masyarakat peduli hutan rakyat.

Sementara, Kabag Hubungan Antar Lembaga Biro Humas LHK, Fajar Wirasmoyo, mengatakan kegiatan Ngopi ini diselenggarakan untuk mendukung penghijauan dan hutan rakyat, khususnya yang ada di Lampung. Sesuai dengan tema acara kali ini yaitu Hutan Rakyat Menghijaukan dan Menyejahterakan. Artinya,  hutan bukan hanya menghijaukan tapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Lampung," kata Fajar.

Kegiatan itu dilanjutkan dengan diskusi dan dialog dengan tiga sesi, yang pertama diskusi dengan materi "GELAM, yaitu kebijakan rehabilitasi lahan dan peningkatan ekonomi rakyat dengan narasumber Kadis Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri.

Materi kedua "Peran Persemaian Permanen dalam Pembangungan Daerah" dengan narasumber Kepala BPDASHL Way Seputih-Way Sekampung, Dustirawan. Materi ketiga "Prospek Pengembangan Hutan Rakyat dalam Peningkatan Ekonomi Rakyat" yang disampaikan Peneliti  CIFOR Dede Rohadi.

Tuti, seorang peserta Ngopi mengapresiasi diadakannya acara ini. Menurut dia, sulit untuk mempertemukan berbagai macam orang yang berkepentingan di dunia kehutanan. Hari ini semua bisa berkumpul dan bersama-sama mencari solusi untuk seluruh masyarakat mengenai hutan rakyat dan pengelolaan kayu hasil dari hutan rakyat. (REKANZA/PRO2)

 

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16440


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved