Kalau pembangunan itu seperti hujan, maka tidak semua orang kehujanan di waktu yang sama. Ada yang sudah basah kuyup, ada yang baru rintik-rintik, dan ada juga yang masih teduh di bawah atap. Kurang lebih begitu cara melihat kinerja Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur saat ini.
Sebagai bagian dari masyarakat Lampung, penulis jujur saja: sampai hari ini, penulis belum benar-benar merasakan langsung dampak kehadiran gubernur yang sekarang. Tapi sebelum buru-buru berkata “tidak ada perubahan”, ada baiknya kita duduk sebentar dan minum kopi dulu, kopi Robusta Lampung Barat.
Dari sektor pendidikan misalnya. Pemerintah membebaskan uang komite SMA, SMK, dan SLB Negeri. Program yang bagus, patut diapresiasi. Hanya saja, anak-anak penulis masih duduk manis di bangku SD. Jadi wajar kalau penulis belum bisa berkata, “Alhamdulillah, biaya sekolah anak saya gratis.” Programnya ada, manfaatnya nyata, tapi memang belum sampai ke pintu rumah penulis.
Soal jalan juga begitu. Pemerintah memperbaiki puluhan ruas jalan provinsi. Masalahnya, tidak satu pun jalan yang dibangun itu merupakan jalur lalu lintas harian penulis. Jalan ke rumah masih itu-itu juga. Jadi kalau penulis berkata belum merasakan jalan mulus, itu bukan berarti jalannya tidak dibangun hanya saja jalannya bukan jalan penulis.
Super app “Lampung In” juga demikian. Aplikasinya ada, fungsinya jelas, dan idenya modern. Tapi sampai hari ini penulis belum punya keperluan untuk melapor atau mengakses layanan lewat aplikasi tersebut. Ibarat payung, payungnya sudah disiapkan pemerintah, hanya saja penulis belum kehujanan.
Di sektor kesehatan, penulis masih menggunakan JKN berbayar, bukan KIS atau layanan khusus dari pemerintah daerah. Artinya, secara pribadi penulis belum merasakan inovasi layanan kesehatan yang sering disebut-sebut itu. Bukan karena tidak ada, tapi karena kebutuhan dan kondisi setiap warga memang berbeda.
Begitu pula dengan bantuan dryer dan program pertanian, maupun lainnya. Penulis memang punya sebidang kebun, tapi tidak berprofesi sebagai petani, ke kebun pun sebatas refreshing sambil tanam kopi dan alpukat. Jadi wajar jika bantuan itu tidak mampir ke halaman rumah penulis. Dan memang seharusnya begitu program tepat sasaran, bukan bagi-bagi rasa ke semua orang.
Namun, tidak merasakan langsung bukan berarti menutup mata. Di luar sana, banyak saudara kita sesama warga Lampung yang sudah merasakan manfaatnya. Petani yang biaya pupuknya berkurang. Warga desa yang akses jalannya lebih baik. Anak-anak SMA yang orang tuanya kini bernapas lebih lega karena tak lagi dipungut uang komite.
Pembangunan memang tidak seperti mie instan tidak cukup diseduh tiga menit langsung jadi. Ada yang baru terasa tahun depan, ada yang baru benar-benar terasa lima tahun ke depan. Tahun 2025 ini, seperti kata gubernur, memang masih tahap menata fondasi. Fondasi itu tidak selalu terlihat dari luar, tapi kalau rapuh, seluruh bangunan bisa roboh.
Kritik tetap perlu, tentu saja. Pemerintah harus terus memastikan programnya benar-benar menyentuh masyarakat luas dan komunikasinya lebih membumi. Tapi adil juga kalau kita mengakui: belum kena di kita, bukan berarti tidak bekerja sama sekali.
Karena pada akhirnya, Lampung ini bukan hanya soal “saya sudah dapat apa”, tapi juga soal “saudara kita sudah terbantu apa”. Dan selama roda pembangunan itu benar-benar berputarmeski belum lewat depan rumah kita apresiasi tetap layak diberikan, sambil terus mengingatkan agar putarannya jangan timpang dan jangan berhenti di tengah jalan. (EdAI)
Muhammad Asyihin, S. Pd., M.M. (Pimpinan Media)
Berikan Komentar
Bandar Lampung
815
Lampung Timur
1076
223
18-Jan-2026
188
18-Jan-2026
815
17-Jan-2026
705
17-Jan-2026
733
17-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia