Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

IKA Malahayati Lampung Kecam Keras Penganiayaan Dua Dokter Puskesmas Fajar Bulan Lampung Barat
Lampungpro.co, 25-Apr-2023

Amiruddin Sormin 7462

Share

Ketua IKA Malahayati, dokter Hardiyanto dan Wakil Ketua dokter Aldo. LAMPUNGPRO.CO

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co):  Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Malahayati Lampung mengecam keras  penganiayaan terhadap dokter. Carel Triwiyono Hamonangan dan dokter Putri, di Puskesmas Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu {22/4/2023). iKA Malahayati juga memberikan pendamping hukum terhadap kedua tenaga kesehatan Puskesmas Fajar Bulan tersebut.

Kedua dokter tersebut mengalami tindakan kekerasan fisik saat bertugas. Keduanya dianiaya ll pelaku AD dan MS warga Bandar Lampung. Lantaran AD dan MS berobat sakit perut tak kunjung sembuh, kata Ketua IKA Malahayati, dokter Hardiyanto didampingi Wakil Ketua dokter Aldo Aprizo, Senin (24/4/2023).

Hardiyanto mengatakan, kejadian bermula saat HW pasien yang juga pelaku datang ke Puskesmas Pajarbulan untuk berobat. Keluhannya nyeri ulu hati, lalu dokter Carel memberikan obat sesuai keluhan pasien dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Sudah dijelaskan oleh dokter ke pelaku menunggu reaksi obat. Kemudian pelaku AW dan MH malahan marah dan mengamuk mencekik dan membanting korban ke lantai. Lalu korban dikeroyok oleh keluarga pelaku, kata Aldo.

Aldo menyebut, pelaku diamankan  Polres Lampung Barat setelah ada laporan dari pihak Puskesmas Fajar Bulan. Kami ucapkan terima kasih atas respon dan gerak cepat dan jajaran Polres Lampung Barat. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali, kata dr Aldo.

Kedua pelaku diamankan Senin (24/4/ 2023)  adalah Adi Wirahman, warga Gang. Senen, Griya Arta Blok A1 Nomor 5 dan Misran Hadi, warga Gang Swadaya Vc, LK II Kelurahan Gunung Terang, Bandar Lampung.

Kasatreskrim Polres Lampung Barat Iptu Juherdi Sumandi mengatakan, awalnya Adi Wirahman datang ke  Puskesmas Fajar Bulan,dengan keluhan nyeri ulu hati.

Kemudian dokter memberikan obat sesuai keluhan pasien dan SOP puskesmas. Namun Adi masih mengeluh sakit pada ulu hatinya.

Dokter Carel menjelaskan kepada keluarga pasien, bahwa obat-obatan sudah diberikan dan dilakukan observasi. Selanjutnya menunggu reaksi obat. "Dokter juga menjelaskan, jika  tidak kuat menahan rasa sakit, bisa ke IGD rumah sakit terdekat. Sebab pihaknya  memberikan obat sesuai keluhan pasien," kata Iptu Juherdi mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho. 

Lalu, pelaku Misran berbicara dengan nada tinggi dan marah. Saat itu dia mempertanyakan apa yang dilakukan petugas puskesmas untuk menangani pasien.

Lantas Misran menyeret dan mencekik dr. Carel. Sang dokter lantas dibanting. Keluarga yang lain disebut ikut menyerang dokter Carel.

Tidak terima dengan perlakuan yang dialaminya, dr. Carel melapor ke Polres Lampung Barat. Laporan tersebut tertuang dalam LP/B/27/IV/2023/SPKT/Polres Lampung Barat tertanggal 22 April 2023.

Iptu Juherdi melanjutkan, barang bukti dalam kasus dugaan penganiayaan ini adalah hasil visum et revertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar dan rekaman video. Para pelaku  diamankan di Mapolres Lampung Barat dan dalam pemeriksaan. (***)

Editor: Amiruddin Sormin 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17281


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved