Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Janji Sepekan Pengukuran Tak Terealisasi, Nelayan Dogol Siap Kembali Melaut
Lampungpro.co, 26-Aug-2017

Lukman Hakim 931

Share

LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Kehadiran Dirjen Tangkap Pusat ke Lampung Timur beberapa waktu lalu hanya memperkeruh suasana antara nelayan trool dan bagan. Karena, saat kehadiran Dirjen Tangkap menjajikan kepada nelayan trool akan memberi bantuan jaring dan menjajikan pengukuran akan selesai dalam jangka satu pekan.

Namun, semua itu tidak terealisasi dan membuat gaduh nelayan trool, dan nelayan trool akan melakukan aktivitas di laut. Kamo minta kapan nelayan trool akan berlayar silahkan, tapi agar mengurus lebih dulu administrasi, seperti pengukuran ulang kapal dan surat ke syahbandar setempat, kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur Yudinal, saat sosialisasi dan pertemuan dengan nelayan trool di Aula Kecamatan Labuhanmaringgai, Jumat (25/8/2017).

Nelayan dogol (trool) di Laut Kualapenet, Kecamatan Labuhanmaringgai, Lampung Timur, sudah bersiap melakukan aktivitasnya (turun ke laut). Namun, mereka diwajibkan mengurus surat-surat kelengkapan melaut. 

Dalam pertemuan pembahasan persoalan nelayan dogol itu juga dihadiri Camat Labuhanmaringgai Ismail, Danramil Labuhanmaringgai Kapten Inf. Sunardri, Kasat Intel Polres LampungTimur AKP Edi Kurniawan, dan 16 perwakilan nelayan dogol.

Yudinal juga menyesalkan dalam pertemuan tersebut tidak dihadiri perwakilan dari nelayan bagan (tradisional). Padahal, rapat yang dilakukan terkait dengan permasalahan nelayan trool dan nelayan bagan. "Padahal kami sudah memberikan undangan resmi kepada nelayan tradisional, kata Yudinal.

 

Sementara itu, staf Syahbandar Labuhanmaringgai, Lampung Timur, Misno mengatakan bisa mengizinkan nelayan trool turun ke laut, tapi harus menyelesaikan administrasi. Seperti, pas besar, surat ukur kapal, groos akte, sertifikat, surat keterangan kecakapan (SKK), Kepala Kamar Mesin (KKM), dan surat surat lainnya. Semua itu yang mengeluarkan KSOP Panjang. Di Lampung Timur ini, sebanyak 200 kapal belum memiliki surat surat, kata Misno. (SANTO/PRO2)

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16882


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved