Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Perkuat Kelistrikan Pertanian Modern di Lampung
Lampungpro.co, 24-Aug-2026

Febri 220

Share

PT PLN, PLN Lampung, Pertanian Lampung, Teknologi Pertanian, Ketahanan Pangan, Listrik Masuk Sawah

GUNUNG SUGIH (Lampungpro.co): Pemanfaatan listrik untuk sistem pengairan, turut menopang keberhasilan panen raya percontohan Pertanian Modern - Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah.

Dari lahan percontohan seluas 100 hektare, produktivitas padi tercatat mencapai sekitar 11,4 ton per hektare. Menjelang Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperkuat layanan kelistrikan bagi sektor produktif, termasuk pertanian.

Di kawasan PM-AAS tersebut, PLN membangun jaringan listrik sepanjang satu kilometer untuk mengoperasikan pompa air, sehingga ketersediaan air bagi lahan persawahan dapat terjaga, terutama saat curah hujan menurun atau memasuki musim kemarau.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, hasil panen PM-AAS menunjukkan pemanfaatan inovasi dan teknologi, berpotensi meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

"Alhamdulillah, panen pilot project PM-AAS di Lampung ini menunjukkan hasil yang luar biasa, mencapai 11,4 ton perhektare. Ini membuktikan, inovasi dan teknologi pertanian dapat meningkatkan produktivitas, jadi ke depan, kami akan terus mendorong penerapan teknologi ini, agar semakin banyak petani mendapatkan manfaat dan kesejahteraannya meningkat," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian sekaligus Ketua Program Listrik Masuk Sawah, Hermansyah mengungkapkan, pihaknya menilai dukungan kelistrikan berperan penting dalam membantu petani, untuk mengalirkan air melalui sistem irigasi perpompaan.

Menurutnya, keberadaan listrik juga memungkinkan pompa bantuan Kementerian Pertanian RI, agar bisa digunakan secara lebih optimal. Dengan Program Listrik Masuk Sawah, petani akan semakin mudah menjalankan kegiatan pertanian.

"Kami bersama PLN dan dinas pertanian, juga akan memetakan wilayah yang membutuhkan akses listrik, agar pompa dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama saat musim kemarau," ungkap Hermansyah.

Sementara itu, General Manajer PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko menyebutkan, listrik kini tidak hanya menjadi kebutuhan rumah tangga, tapi juga bagian penting dalam modernisasi pertanian. Energi listrik dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem pengairan, pengolahan lahan, penggunaan alat dan mesin pertanian hingga proses pascapanen.

"Di lokasi PM-AAS Lampung Tengah, PLN menghadirkan jaringan listrik sepanjang satu kilometer untuk mengoperasikan pompa air. Dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak, pompa listrik lebih hemat dan efisien, serta dapat dioperasikan secara manual maupun otomatis sehingga memudahkan petani," sebut Noer Soeratmoko.

Menurut Noer, PLN siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas pertanian, untuk memetakan kebutuhan listrik di kawasan pertanian lainnya. Pengembangan jaringan sendiri, akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan petani, dan juga kondisi infrastruktur kelistrikan di setiap lokasi.

Sejauh ini, PLN UID Lampung telah mendukung elektrifikasi di 73 lokasi rehabilitasi sumur jaringan irigasi air tanah, 131 lokasi optimalisasi lahan nonrawa, 794 lokasi smart farming persawahan di Lampung Selatan, serta 154 lokasi Program Listrik Masuk Sawah di Pringsewu.

Seluruh lokasi tersebut, telah memperoleh pasokan listrik PLN. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya, pemanfaatan listrik di sektor pertanian diharapkan dapat memperluas penerapan teknologi, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan memperkuat ketahanan pangan di Lampung. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

20788


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved