Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jelang Pemilu, Rumah Sakit Jiwa Tak Terapkan Kriteria Khusus Tampung Caleg Gagal
Lampungpro.co, 08-Apr-2019

Heflan Rekanza 800

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Pemilihan umum (Pemilu) 2019 sebentar lagi digelar. Biasanya, pasca pesta demokrasi ini banyak rumah sakit jiwa yang 'bersiap' untuk menampung para caleg (calon anggota legislatif) yang tidak terpilih alias gagal.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2MKJN), Fidiansyah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak menyiapkan regulasi yang secara khusus mengatur pelayanan kesehatan bagi para caleg stres. "Setiap RS jiwa memang menyiapkan sarana mulai dari kelas 3,2, 1 dan VIP utk perawatan sesuai dengan kebutuhan klien dan hal itu tidak terkait karena pileg (pemilihan legislatif)," ujar dia.

Sementara, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung yang berada di Kurungannyawa, Kecamatan Negerisakti, Kabupaten Pesawaran, siap menampung dan merawat para calon anggota legislatif (caleg) yang mengalami depresi akibat gagal dan kalah dalam kontelasi pemilihan legislatif (Pileg) April 2019 mendatang. "Kami siap-siap saja menampung masyarakat hingga Caleg yang gagal akibat tidak lolos sehingga depresi," kata Kepala Bagian Humas RSJ Lampung, David beberapa waktu lalu.

David mengungkapkan, untuk pelayanan baik untuk caleg gagal maupun masyarakat biasa tidak ada perbedaan apapun. Apalagi untuk ditempatkan di ruangan khusus karena keterbatasan ruangan yang dimiliki RSJ Lampung. Hal ini juga untuk menghindari kecemburuan antar pasien. "Tidak ada perbedaan pelayanan apalagi untuk mendapatkan ruangan khusus. Kita tahu ruangan kita juga terbatas, kalau kita bedakan takutnya membuat cemburu pasien lainnya," ungkap dia.

David menjelaskan, mekanisme palayanan juga sama seperti lainnya. Nantinya, bagi pasien yang datang baik caleg maupun masyarakat umum akan melalui pendaftaran dan melalui pemeriksaan. Setelah pemeriksaan itu, diputuskan apakah perlu rawat jalan atau sebaliknya yaitu rawat inap. "Setelah diperiksa nanti akan tahu apakah rawat jalan atau tidaknya," jelasnya.

Saat ditanyai apakah Pileg yang lalu ada yang masuk ke RS Jiwa Kurungan Nyawa, David mengakui dirinya tidak bisa mendeteksi apakah yang masuk Caleg yang tidak lolos atau masyarakat biasa. "Kalau di sini tidak ada, mungkin juga ada tahun lalu cuma tidak di tempat kita mungkin tempat lain. Kenapa tidak dirawat di sini, mungkin juga mereka malu sama yang lain makanya dia lebih memilih untuk dirawat di luar atau juga ke dokter praktik langsung. Tapi mudah-mudahan tidak ada seperti itu," terangnya.(**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17101


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved