LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.com): Menjelang senja, pemandangan alam Pusat Konservasi Gajah (PKG) tampak indah, sejuk. Siulan burung liar yang terdengar dari pepohonan menambah suasana di PKG sore itu, Selasa (28/11/2017) menjadikan lebih damai.
Pawang gajah yang sejak pagi menggembala mulai berdatangan menuju lokasi pemandian. Seperti biasa, rutinitas sang pawang memandikan gajah sebelum dikandangkan. Sentuhan lembut tangan pawang gajah itu terus memandikan binatang bertubuh tambun. Ada pula pawang yang memukulkan palu pada kepala gajah jika gajah dinilai membandel saat dimandikan.
Di antara pawang gajah yang berpakaian lusuh dan basah, tampak seorang anggota polisi turut memandikan gajah dengan menggunakan selang. Dari bahunya telihat jelas kalau sang aparat negara itu berpangkat Brigpol. Seperti sudah terlatih, dia memandikan seekor gajah jantan dengan masih berpakaian lengkap dengan celana digulung selutut.
Dialah Brigpol Heri Yulianto. Pria bertubuh tegap itu selama ini bertugas di Polsek Labuhanratu, Lampung Timur, dengan jabatan Babinkamtibmas. Area tugas saya di Desa Labuhanratu tujuh dan Desa Labuhanratu, yakni desa penyangga hutan TNWK, kata dia, berkisah.
Brigpol Heri akrab dengan gajah TNWK bukan hanya sekedar iseng. Namun, dia sengaja untuk berinteraksi dengan binatang berbelalai agar bisa membantu pawang saat menghalau gajah liar yang merusak tanaman petani. Untuk menghalau gajah liar harus menggunakan gajah pula yaitu gajah jinak, kata Heri.
Bukan hanya memandikan, dia juga terlihat piawai mengendalikan gajah-gajah TNWK meskipun bukan seorang pawang. Pria ramah senyum itu mengaku belajar mengendalikan (menunggang) gajah belajar dengan sejumlah pawang. Tujuannya ingin bersama-sama dalam mengendalikan gajah liar yang biasa merangsek tanaman.
Sebab, setiap gajah liar keluar dan pawang menghalau binatang bertelinga lebar itu, tidak jarang petani petani yang sudah emosi karena tanamannya rusak melempari pawang yang sedang memghalau. Dari peristiwa itu Heri ingin ikut menghalau, tapi harus bisa mengendalikan gajah. Mudah-mudahan kalau polisi ikut menghalau petani tidak akan melempar-lempar. Kami juga tidak menyalahkan petani, karena tanaman mereka sering rusak akibat gajah liar, kata dia. (SUSANTO/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16635
EKBIS
9316
Lampung Selatan
5162
Bandar Lampung
4958
Bandar Lampung
4823
131
05-Apr-2025
149
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia