Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kecewa Tak Didukung Pemkab Lampung Utara, Belasan Pesilat Teratai Putih Bungkam Dengan Medali
Lampungpro.co, 12-Mar-2020

Heflan Rekanza 2649

Share

LAMPUNG UTARA (Lampungpro.co): Meski hanya menggunakan dana pribadi, keberangkatan para putra-putri daerah Lampung Utara yang berlaga di cabor pencak silat tidak mematahkan semangat mereka, untuk tetap berusaha dan berlatih demi memperebutkan juara bergengsi tersebut. 

Diketahui, dari 11 pelajar di Lampung Utara yang tergabung pada perguruan pencak silat teratai putih Lampung yang berhasil meraih mendali emas, perak dan perunggu  tidak mendapatkan perhatian dari Pemkab Lampung Utara ketika akan mengikuti ajang Lampung Internasional Championship V di Aula GSG Unila Lampung.

Ayi Sobri selaku pelatih menceritakan, dimana keberangkatan mereka dalam mengikuti turnamen Lampung Internasional Championship V murni menggunakan dana pribadi. Sebab, Proposal yang diajukan ke Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan DPRD Lampura tidak terealisasi.

"Meski tidak ada support dari pihak Pemkab, kami bangga. Bahkan semua peserta dari Lampura mampu membuktikan kepada Pemkab dengan dapat membuktikan meraih 2 emas, 7 perak dan 2 perunggu," kata Ayi Sobri, saat dikonfirmasi Lampungpro.co, Kamis (12/3/2020).

Selain itu, tanpa adanya dukungan dan support dari Pemkab Lampura dan DPRD, hal itu tidak mematahkan semangat para atletnya untuk berjuang demi meraih kemenangan. Bahkan sebelum anak didiknya bertanding, dirinya selalu berpesan kepada para anak didiknya untuk selalu fokus pada laga yang akan dijalani. "Meskipun selama berlatih, hanya mengandalkan sarana prasana seadanya saja. Kita harus tunjukkan kepada keluarga dan masyarakat Lampura kalau kita bisa meraih kemenangan pada turnamen internasional itu," jelas dia.

Bahkan Ayi Sobri menceritakan, dimana keberhasilan sudah diraih, namun kesedihan tak bisa diungkapkan. Disana kami menginap dirumah saudara yang kebetulan melihat pertandingan tersebut. Untuk makan minum pun seadanya, karena dana pribadi yang dimiliki cukup minim. "Terkadang dibenak saya sangat berharap kehadiran Pemerintah daerah pada saat itu, tapi mengingat  proposal permohonan bantuan dana tak direalisasi. Tak mungkin pemkab akan hadir melihat putra daerahnya sedang berjuang," ucap dia.

Selain itu menurut salah satu atlet peraih mendali emas Rayhan Naja Irawan, menyampaikan apa yang telah diraihanya bersama kawan-kawan didapat tidak lepas dari dukungan para sahabat, pelatih dan kedua orang tuanya. "Saya sangat senang bisa mempersembahkan medali emas ini, untuk mengharumkan nama Pemkab.Lampura, Sekolah, dan kedua Orang tua," ujarnya.(RIKI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16471


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved