A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: iconv(): Detected an illegal character in input string

Filename: front/News.php

Line Number: 411

Backtrace:

File: /home/lampungpro.co/public_html/application/controllers/front/News.php
Line: 411
Function: iconv

File: /home/lampungpro.co/public_html/application/controllers/front/News.php
Line: 242
Function: domToArray

File: /home/lampungpro.co/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: iconv(): Detected an illegal character in input string

Filename: front/News.php

Line Number: 411

Backtrace:

File: /home/lampungpro.co/public_html/application/controllers/front/News.php
Line: 411
Function: iconv

File: /home/lampungpro.co/public_html/application/controllers/front/News.php
Line: 423
Function: domToArray

File: /home/lampungpro.co/public_html/application/controllers/front/News.php
Line: 314
Function: insertAd

File: /home/lampungpro.co/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Lampungpro.co | Berita Inspirasi Dari Lampung
Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kementerian Kominfo Ajak Gen Z Bela Negara dengan Meningkatkan Kualitas Diri
Lampungpro.co, 06-Oct-2023

Sandy 93061

Share

Dokumentasi Lampungpro/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Bela Negara bagi siapapun termasuk anak muda itu semangat berani berkorban demi tanah air, baik harta bahkan nyawa sekalipun, termasuk juga berani dikorbankan demi Indonesia.

Bentuknya adalah tekad, sikap dan perilaku anak muda yang dijiwai oleh kecintaannya pada Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah dan kesatuan NKRI.

"Sebagai generasi penerus, wajib untuk Bela Negara karena Bela Negara adalah puncak dari dua faktor. Bela dirimu, bela keluargamu lalu bela negaramu," sebut Dikdik Sadaka, Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Pertahanan Keamanan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Polhukam, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kemenkominfo.

Menurutnya, wajib dan perlu membela negara ini karena hidup dan berpijak disini. "Siapa lagi kalau bukan kita?," tambah Dikdik.

Generasi muda, ujar Didik, khususnya Gen Z harus bisa meningkatkan kualitas diri. "Dengan kualitas diri meningkat, otomatis sudah bela keluargamu dan negaramu," kata Dikdik.

Selanjutnya, ia mengingatkan jika Bela Negara itu untuk menjaga hasil pengorbanan para pahlawan. "Kita bisa terus menjalani kehidupan sebagai bangsa Indonesia karena pengorbanan orang-orang terdahulu," ujar Dikdik mengingatkan.

Untuk aksi Bela Negara diperlukan 'senjata' yakni, akal, pikiran, dan keterampilan atau skill. Lebih lanjut wujud nyata tersebut dicontohkan Dikdik jika 'senjata' tersebut bisa dilihat dari dua narasumber yang hadir yakni Hamid Fahmi seorang Atlet Kota Lampung dan Rian Fahardhi Risyad seorang Kreator Konten.

Bentuk praktik Bela Negara lainnya dengan turut serta ikut memilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti. "Jangan Golput (Golongan Putih-Tidak Memilih), jika Anda Golput berarti Anda tidak ikut serta dalam aksi Bela Negara," pungkas Dikdik.

Sementara itu, menurut Hamid Fahmi atlet binaraga peraih medali emas, wujud aksi Bela Negara yakni membangun prestasi dari mulai skala daerah, nasional dan tingkat internasional. "Bukan perang, tak perlu angkat senjata," tegas Hamid.

Hal yang sama juga dikemukakan Rian Fahardhi Risyad yang juga kreator konten, bahwa sekarang generasi muda menghadapi musuh-musuhnya yang tak terlihat. "Mari kita bela diri kita sendiri, menjadi versi terbaik diri kita. Sehingga 'cahaya' menyinari lingkungan sekitar kita," ungkap Rian.

Menurut Rian salah satu meningkatkan kualitas diri yakni lebih cermat terhadap isi konten bukan pada siapa yang membagi tapi lebih pintar menyimak esensi kontennya. "Tunjukan kebaikan diri kita sendiri," pungkas Rian di hadapan puluhan mahasiswa dalam diskusi yang semarak dengan tanya-jawab.

Kemenkominfo mulai 2023 ini menggandeng generasi muda untuk turut serta menyebarkan aksi Bela Negara melalui Forum Diskusi Publik. Kegiatan ini untuk menciptakan generasi muda Indonesia untuk memahami Bela Negara yakni memiliki kemampuan melihat ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. (**/adv)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ada Empat Polisi Jujur di Indonesia, Satu...

Jujur, kita memerlukan banyak polisi jujur seperti Aiptu Supriyanto....

518


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved