Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ketua ICMI Lampung: Generasi Muda Palestina Bisa Tiru Sumpah Pemuda
Lampungpro.co, 29-Apr-2018

Amiruddin Sormin 1254

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) Orwil Lampung, Yusuf Sulfarano Barusman, berharap para pemuda Palestina dapat menyatukan cita-cita kemerdekaan dengan menkristalisasi ideologi kebangsaan. Dia juga meminta pemuda Palestina melupakan perbedaan pandang generasi sebelumnya tentang Palestina.

"Pemuda Palestina harus melupakan konflik masa lalu yang membuat banyak faksi soal kemerdekaan Palestina. Harus memiliki semangat kebangsaan untuk meraih kemerdekaan menjadi negara dan bangsa yang berdaulat agar bisa menjaga dan melindungi Masjid Al-Aqsa. Semangat kebangsaan seperti Sumpah Pemuda 1928, bisa dijadikan contoh dalam menyatukan perbedaan," kata Yusuf Barusman kepada Lampungpro.com, Minggu (29/4/2018).

Pernyataan itu disampaikan Yusuf Barusman terkait Konferensi Pemuda Muslim Internasional untuk Pembebasan Al-Aqsa dan Palestina di Balai Keratun, Kantor Pemprov Lampung, 30 April-2 Mei 2018. Pada konferensi ini, Yusuf Barusman, bakal tampil sebagai pembicara dengan tema 'Pemuda Indonesia dan kontribusinya untuk kemerdekaan Al-Aqsha dan Palestina' pada Senin (30/4/2018), pukul 14.25 WIB.

Penyelenggaraan koferensi yang diikuti 20 negara ini, menurut Yusuf Barusman, bermula ketika Imam Besar Masjidil Al-Aqsa, Syeikh Mustafa Muhammed Abdurrahman al Tawil, memberikan kuliah umum Paparan Kondisi Kemanusiaan di Palestina di Universitas Bandar Lampung (UBL), pada 9 Juni 2017. Saat itu, Yusuf Barusman menyampaikan pengalaman Indonesia menyatukan pemuda lewat Sumpah Pemuda. "Alhamdulillah Syeikh Tawil menerima gagasan itu dan sepakat konferensi berlangsung di Lampung," kata Yusuf Barusman yang juga Rektor UBL itu.

Yusuf menilai rakyat Palestina bisa mencontoh perjuangan rakyat Indonesia. Termasuk memiliki falsafah idelogi pemersatu bangsa dengan Pancasila dan slogan Bhinneka Tunggal Ika.

Kita beruntung memiliki Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945, yang menyatukan keberagaman. Lihatlah Palestina, Suriah, Yugoslavia, bahkan Uni Soviet terpecah belah karena tidak memiliki landasan kuat menjalankan berbangsa dan bernegara, kata Yusuf Barusman yang juga Ketua Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Provinsi Lampung ini.

Melalui konferensi ini, diharapkan muncul semangat baru pemuda Palestina. Kita harus rasional, Al-Aqsa berdiri di tanah Palestina. Jadi jika kita ingin membebaskan Al-Aqsa kita juga harus memerdekakan Palestina, kata Yusuf Barusman.

Kemerdekaan negara Palestina bisa diraih hanya oleh orang Palestina dengan komitmen seperti yang dilakukan pemuda Indonesia tempo dulu. Sedangkan dunia internasional sifatnya membantu dan mendukung. Kemerdekaan bisa diraih jika semua pihak menghilangkan ego untuk bersama berkomitmen memiliki semangat dan perasaan yang sama yaitu bangsa Palestina harus merdeka.

Palestina harus belajar dari Indonesia yang memiliki beragam macam bahasa, suku, dan bangsa. Namun mampu menghilangkan ego kelompok dan merasa unggul di antara yang lain demi negara yang berdaulat, kata Yusuf Barusman. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16100


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved