PIABUNG (Lampungpro.com): Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono 'pulang kampung' alias mulang tiyuh ke Brigade Infanteri-3 Mar (Brigif-3), Piabung, Padang Cermin Pesawaran, Rabu (29/3/17). Kedatangan Bambang mendapat kehormatan penuh korps Brigif-3 di bawah komando Komandan Brigif-3 Marinir Kol. Mar. Hermanto, dan para tokoh adat setempat.
Resminya, Bambang dan istri Keke Bambang Suswantono yang juga Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir, datang untuk memberikan entry briefing. Namun kesempatan itu dipakai Dankomar untuk bernostalgia seputar sejarah Brigif-3. "Pada 2003 saya dilantik menjadi Danyonif-7 Mar pertama dan dilantuk KASAL. Yonif-7 Mar adalah satuan pengembangan organisasi baru di Korps Marinir. Lalu, saya minta izin mencari calon tempat Yonif-7 Mar. Ketika saya melihat tempat ini tahun 2003 ada bangunan. Tapi lama tidak ditempati dan dipenuhi semak belukar seperti hutan. Saya foto dan laporkan ke Dankormar dan KASAL. Kemudian dikirim pasukan untuk pembersihan," kata Bambang.
Begitulah, pada 2011 Bambang mendapat kesempatan menjadi Danbrigif-3 Mar. "Hanya saya komandan Brigade yang berasal dari jajaran Brigif-3. Dalam perjalanan, saya menjadi Wadan Paspampres. Tidak ada angan-angan menjadi Danpaspampres karena saya hanya bekerja, bekerja, dan bekerja. Saya memberikan yang terbaik dimana pun berada. Terbaik untuk diri sendiri, terbaik untuk kawan-kawan, terbaik untuk satuan, terbaik untuk Korps Marinir, terbaik untuk TNI AL, dan terbaik untuk rakyat," kata Bambang.
Kemudian, kata Bambang, prajurit harus latihan, latihan, dan latihan. "Percuma bangga dengan baret, bangga dengan perlengkapan tetapi tidak mahir dalam pertempuran. Oleh karena itu isi kemampuan untuk membekali tugas-tugas ke depan di mulai dari perorangan, regu, pleton, kompi, dan batalyon," kata Bambang di depan para prajurit Brigif-3.
Pada kesempatan itu, Dankomar juga menitipkan pesan kepada prajurit untuk menghindari narkoba. Dia meminta jika ada anggota tertangkap dan ada komandan melindunginya, akan menjadi benalu bagi satuan bahkan menghancurkan masa depan. "Tidak ada yang main-main dengan narkoba. Hari ini Anda masih bersinggungan atau bersentuhan dengan narkoba, hari ini juga anda berpikir selesai dari Marinir. Narkoba musuh dunia, musuh tentara, musuh polisi, dan musuh masyarakat," kata Dankomar Bambang Suswantono. (PRO1)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16710
EKBIS
9403
Lampung Selatan
5244
Bandar Lampung
5036
Bandar Lampung
4899
173
05-Apr-2025
215
05-Apr-2025
199
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia