Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lebaran di Kotabumi Lampung Utara, Kisah Cinta dan Tugu Payan Mas, Pagar Bumi 9 Marga Pepadun
Lampungpro.co, 01-Apr-2025

Amiruddin Sormin 1705

Share

Foto udara Tugu Payan Mas Kotabumi Lampung Utara. DOK.WARGA

KOTABUMI (Lampungpro.co): Pagi pertama 1 Syawal 1446 Hijriah ini terasa berbeda. Matahari seolah lebih hangat, langit lebih biru, dan angin berembus sejuk. Di kursi depan mobil, aku duduk di sebelah Yulia, perempuan yang 30 tahun lalu kupersunting.

Kini, kembali kami mudik bersama ke kampung halamannya,untuk bersilaturahmi lebaran dan berziarah di Kotabumi, Lampung Utara. Perjalanan ke Kotabumi, terasa seperti menyusuri kisah masa lalu ketika awal-awal perkenalan, tentang merajut cinta yang menyatukan kami, tapi dua keluarga besar.

Memasuki gerbang Kotabumi, kami disambut oleh kemegahan Tugu Payan Mas, sebuah monumen yang berdiri tegak di tengah simpang utama kota. Payan dalam bahasa Lampung berarti tombak, senjata tradisional masyarakat Suku Abung yang mendiami wilayah ini.

Dengan demikian nama tugu Payan Mas berarti tugu Tombak Emas. Tugu ini terletak di tengah perempatan Jalan Jenderal Soedirman dan dibangun pada masa pemerintahan Bupati Zainal Abidin.

Tugu itu memancarkan aura keberanian, kehormatan, dan keteguhan. Di puncaknya, sembilan tombak emas menjulang, mewakili sembilan marga besar Pepadun di Lampung Utara ykani: Buay Nyunyai, Buay Unyi, Buay Subing, Buay Nuban, Buay Anek Tuho, Buay Kunang, Buay Beliuk, Buay Selagai, dan Buay Nyerupo.

Desain Tugu Payan Mas menampilkan sembilan payan (perisai) yang melambangkan sembilan Marga Pepadun di Lampung Utara (Abung Siwo Migo), Di sekitar tugu, terdapat tulisan besar 'Kotabumi Bettah', yang merupakan akronim dari 'Kotabumi Bersih, Elok, Tentram, Taqwa, Aman, Hidup'.

Saya sengaja meminta sang pujaan hati untuk berhenti sejenak untuk mengambil photo tugu payan yang indah ini. Saya bercerita kepada sang pujaan hati, cerita papah dulunya nama kota ini bukanlah Kotabumi, tetapi Kuto Bumei.

Kuto Bumei adalah bahasa Lampung yang berarti Pagar Bumi (Kuto - Pagar). Tidak jelas memang, tapi saya pikir ini mungkin saja, karena Kuto Bumei lebih memiliki makna yang mendalam. "Tugu Payan itu seperti cinta kita ya.” ujarku sekenanya kepada sang pujaan hati yang sedang menyetir.

“Kokoh berdiri, indah, ada cerita, dan penunjuk arah,” tambahku.

Beberapa bulan lalu, Lampung Utara baru saja mendapatkan Bupati baru, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., Beliau adalah sahabat saya ketika bersama sebagai anggota Dewan Riset Daerah Lampung, saat ia menjadi Kepala Bakitbangda Provinsi Lanpung. Doktor Ilmu Lingkungan jebolan Universitas Lampung tahun 2023 ini adalah putra Daerah Lanpung Utaar, lahir di Kotabumi pada 9 Februari 1964.

Dalam kariernya, Dr. Hamartoni Ahadis pernah menjabat berbagai posisi penting, antara lain: Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Utara, Kepala Bappeda Lampung Utara, Sekretaris Daerah Lampung Utara, Kepala Inspektorat Provinsi Lampung dan terakhir Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Lampung, sebelum purba tugas pada 2024. Harapan digantungkan kepada Beliau untuk menjadikan Lampung Utara yang lebih mahu.

Kami tiba di rumah mertua, disambut hangat keluarga dan aroma opor ayam dan sop. Setelah bersilaturahmi, kami pergi ziarah ke makam almarhum ayah dan umi, di konpleks Masjid Agung.

Ayah dikenal sebagai veteran pejuang kemerdekaan asal Lampung, dengan pangkat terakhir Sersan Mayor. Saat wafat pemerintah dan legiuin Veteran meminta beliau dimakamkan di Tanan Makam Pahlawan, namun ia telah memberi amanah untuk dimakankan di halaman masjid Agung.

Masih selalu terkenang cerita-cerita beliau saat menjadi tentara pelajar dan berjuang untuk kemerdikaan Indonesia. Semoga Beliau berdua husnul khotimah. Aamin YRA. (***)

Penulis Prof. Admi Syarif, PhD (Guru besar Unila dan tukang tulis), Editor Amiruddin Sormin

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16291


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved