Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lewat Program Teras Helau, Bupati Lampung Selatan Dorong Ketahanan Pangan Pekarangan Untuk Ekonomi Sirkular
Lampungpro.co, 29-Jul-2026

Febri 173

Share

Bupati Lampung Selatan Saat Kunjungi Program Teras Helau | Lampungpro.co/Dok Kominfo

KALIANDA (Lampungpro.co): Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan yang berkelanjutan, dengan mendorong Program Teras Helau, sebuah inovasi pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan ketahanan pangan keluarga, dengan konsep ekonomi sirkular berbasis pemanfaatan pekarangan rumah.

Komitmen tersebut, ditegaskan Bupati Radityo Egi Pratama saat meninjau pelaksanaan pilot projek Program Teras Helau di kediaman Arsyam, warga Lingkungan Jati Dalam, Kelurahan Way Urang, Kalianda, Rabu (29/7/2026).

Arsyam sendiri, merupakan salah satu masyarakat berpenghasilan rendah yang sebelumnya menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kini, pekarangan rumahnya disulap menjadi kawasan produktif yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tapi juga berpotensi menambah pendapatan rumah tangga.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Egi melihat langsung pemanfaatan pekarangan rumah yang ditanami berbagai komoditas hortikultura, mulai dari kangkung, cabai keriting, cabai rawit, tomat, terong, daun bawang, jahe, nanas hingga sawo.

Selain itu, di lokasi juga dikembangkan budidaya ikan lele menggunakan sistem Budikdamber (budidaya ikan dalam ember), serta peternakan ayam yang menjadi sumber pangan, sekaligus penunjang ekonomi keluarga.

Menurut Bupati Egi, Program Teras Helau dirancang agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal, sehingga mampu menciptakan kemandirian pangan, sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga.

Lebih jauh, Program Teras Helau tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tapi juga mengedepankan konsep ekonomi sirkular, yang melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah.

Melalui konsep tersebut, sampah organik rumah tangga akan diolah menjadi pakan maggot. Lalu maggot dimanfaatkan sebagai pakan ikan lele, sehingga tercipta sistem produksi yang saling terhubung, ramah lingkungan, dan minim limbah.

"Perangkat daerah terkait akan dilibatkan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup. Sampah organik nantinya diolah menjadi makanan maggot, kemudian maggot menjadi pakan lele. Jadi siklusnya terus berputar, tidak ada yang terbuang, dan masyarakat juga akan diberikan pendampingan dalam pengelolaannya," kata Radityo Egi Pratama.

Bupati Egi menegaskan, rumah percontohan di Kelurahan Way Urang akan menjadi model pengembangan Program Teras Helau, yang selanjutnya direplikasi ke seluruh kecamatan di Lampung Selatan, sebelum diterapkan lebih luas hingga tingkat desa.

Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan berharap Program Teras Helau mampu menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah, melalui pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.

Selain itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan turut membagikan bibit tanaman kepada masyarakat, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Program Teras Helau, sekaligus mendorong semakin banyak pekarangan produktif di lingkungan masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved