Akibatnya, guncangan kendaraan cukup keras saat roda melewati jalan yang ditambal. Belum lagi lubang menganga di kiri dan kanan jalan yang membuat kendaraan bermanuver menghindari lubang.
Kerusakan terparah ada di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung. Di ruas ini ada 49 titik jalan rusak yang sedang perbaikan.
Pengemudi harus ekstra hati-hati saat memasuki KM 166 menjelang jembatan Bawang Latak, Tulangbawang. Di titik ini lubang hampir merata di kiri kanan jalan. Laju kendaraan hanya 40 km/jam, jauh di bawah rekomendasi kecepatan tol 60-100 km/jam.
Selepas Tulangbawang, kerusakan masih menerkam roda pengendara. Perbaikan yang membuat jalan menyempit satu jalur sambung menyambung. Oleh karena itu, pengemudi jangan lepas pandangan dari rambu perbaikan jalan karena tiba-tiba kendaraan di depan bisa rem mendadak karena jalan menyempit.
Di ruas ini perbaikan hingga di KM 188+800, KM 189+600, dan KM 190+400. Alat-alat berat masih ada di badan jalan.
Memasuki wilayah Sumatera Selatan, sejumlah barikade masih tampak di kiri kanan jalan. Pengemudi harus makin ekstra hati-hati, karena hampir seluruh hotmiks bergelombang dan harus zig-zag menghindari lubang.
Pandangan mata harus makin ekstra hati-hati selepas Gerbang Tol Kramasan, Palembang. Kontur jalan tol yang dibangun di atas lahan rawa ini bergelombang, sehingga kendaraan hanya bisa dipacu rata-rata 60 km/jam. (***)
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
4191
Kominfo Lampung
516
Kominfo Balam
952
Pesisir Barat
1563
256
23-Jul-2026
516
23-Jul-2026
952
22-Jul-2026
1563
22-Jul-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia