BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Indonesia ke depan akan menuju pada Single Identity Number. Sehingga, semua warga diharapkan manfaatkan peluang ini untuk melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el bagi warga yang belum memilikinya.
Artinya, dokumen kependudukan menjadi basis data kependudukan yang sentral dan penting yang digunakan tidak hanya untuk kepentingan Pilkada, Pilpres ataupun Pileg, tapi juga untuk semua keperluan seperti BPJS, Rumah Sakit, Surat Izin Mengemudi, sertifikat tanah dan bank, kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh.
Hal itu dikatakan Zudan saat bersama Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno secara resmi melaunching Program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Provinsi Lampung 2018, Jumat (4/5/2018) di PKOR Wayhalim, Bandar Lampung.
Menurut dia, launching GISA) menandai dimulainya empat program tersebut di Provinsi Lampung. Yaitu, sadar kepemilikan dokumen kependudukan, sadar pemutakhiran data kependudukan, sadar pemanfaatan data kependudukan, dan sadar melayani administrasi kependudukan menuju pelayanan yang membahagiakan rakyat.
Saya berharap kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 3-5 Mei 2018 ini apat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat se Provinsi Lampung, terutama untuk melakukan perekaman dan pencetakan KTP Elektronik (KTP-el), kata Zudan.
Zudan juga mengungkapkan jika kegiatan tersebut untuk mendukung suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 juga Pemilihan Umum di 2019. Sehingga Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada lebih akurat.Data pemilih merupakan kunci untuk kesuksesan Pilkada. Untuk itu, Dukcapil akan terus bersinergi dengan KPU untuk pemutahiran data penduduk, kata dia.
Ia mengatakan bagi masyarakat yang tidak masuk dalam DPT Pilkada tetap bisa mencoblos dengan menggunakan KTP-el berdasarkan asas domisili. Masyarakat yang belum ada di DPT tidak perlu khawatir.
Karena, Undang-Undang mengatakan jika belum muncul pada DPT maka bisa tetep mencoblos dengan membawa KTP-el di hari H pencoblosan di alamat yang sesuai dengan KTP-el. Dukcapil mem-backup penuh seluruh proses Pilkada. Bukan hanya melakukan pelayanan setiap hari, tapi juga Dukcapil juga melakukan jemput bola untuk melakukan perekaman KTPel, kata dia.
Sedangkan Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengungkapkan jika data kependudukan yang tidak akurat, tumpang tindih, yang berorientasi kepada kepentingan masing-masing. Hal itu akan mengakibatkan data tersebut tidak dapat dijadikan sebagai pendukung dalam melaksanakan pembangunan. Khususnya yang berhubungan dengan indikator ekonomi, kesehatan, pendidikan, demokrasi dan lain-lain.
Untuk itu, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang administarasi kependudukan menuju masyarakat yang tertib, kata dia, pemerintahan yang efektif dan efisien, maka pemerintah mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, pokok, fungsi dan kewenangan untuk melaksanakan GISA. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
26608
Tulang Bawang
3414
349
25-Apr-2025
1306
25-Apr-2025
449
25-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia