JAKARTA (Lampro): Ajang Skytrax World Airport Awards 2017 memberik kesempatan kepada masyarakat melalui e-vote, untuk memilih bandara top dunia. Suara pengguna servis bandara akan sangat menentukan peringkat dunia versi Skytrax World. Karena itu, dukungan dari seluruh netizen dan masyarakat Indonesia sangat kami butuhkan saat ini, hingga deadline 28 Februari 2017. Pastikan vote untuk CGK nama bandara Jakarta Int Airport, dengan masuk ke link http://bit.ly/voteCGK, kata Awaluddin.
Tahun 2016 lalu, Skytrax menetapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu The Worlds Top 100 Airports dengan peringkat 63. Tahun sebelumnya, 2015 pernah di papan 57 dunia, tahun 2014 di posisi 60 besar, dan 2013 di 113 dunia. Kami ingin tembus 50 besar tahun ini. Silakan buka website http://bit.ly/voteCGK itu, masukkan data email, lalu jawab pertanyaan dan kasih lima bintang di daftar isiannya. Setelah lengkap, seluruh jawabannya, di submit, akan ada ucapan terima kasih di layar smartphone atau laptop Anda, harap Awaluddin.
Agar tidak sia-sia memberi vote, perhatikan persyaratannya. Satu email, satu suara, satu IP Address, satu device, atau satu computer atau HP satu suara, tidak boleh digunakan untuk voting lebih dari satu kali. Lebih aman, jangan menggunakan free wifi, tetapi memakai paket langganan internet di HP Anda. Karena satu IP hanya tercatat satu suara. Yang dijawab cukup sederhana kok, mengisi data, dan memberi bintang saja, katanya.
Nah, soal cara votingnya, cantumkan nama bandara pada link http://bit.ly/voteCGK. Pilih kanal The Best Airport, kemudian ketik Jakarta Int Airport di kolom Airport Terbaik beserta alasannya. Bila oke, berikan penilaian di semua kriteria. Penilaiannya menggunakan jumlah bintang dengan skala 1 sampai 5. Satu bintang menandakan buruk, sementara 5 bintang sangat bagus.
Point pertanyaan ada 50 jenis. Dari public transport serving airport, Transport Info Counter, taxi availability/prices, Signage for Public Transport, Signage to Check-In, Signage to Security/Immigration, Signage for Airport facilities, Signage to Boarding gates, Walking distance to Boarding Gates hingga Signage to Baggage hall, semua harus diberikan penilaian 1-5 bintang.
Kami terus berbenah mengikuti global standart yang dipersyaratkan Skytrax World. Semua kami benahi, tahun 2016 lalu, Soetta masuk 18 bandara tersibuk di dunia, versi Airport Council International. Kami punya dua runway, masing-masing panjangnya 3.600 meter dan 3.660 meter. Dalam setahun, kami mengangkut 54,2 juta penumpang, 615 ribu ton kargo, 386 aircraft movement, 45 remote stand, diterbangi 61 airlines di 90 destinasi. Karena itu, bandara terbesar di Indonesia ini terus melakukan perbaikan di semua lini, baik fisik maupun non fisik, jelas Awaludiin.
Angkasa Pura II sendiri, lanjut dia, selain mengelola Soekarno Hatta Jakarta juga membawahi total 13 bandara di Indonesia. Kami selalu menggunakan standar internasional, yang dinilai oleh dunia, dan ditambah dengan netizen, yang menjadi pengguna langsung. Tahun 2017 ini, kami harus bersaing lagi dengan 100 besar airport dunia, kata Awaludin. (PRO1)
Berikan Komentar
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.
6133
184
07-May-2026
244
07-May-2026
557
07-May-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia