BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengedepankan gaya kepemimpinan yang humanis, terbuka, dan responsif, dalam merangkul elemen mahasiswa serta media di Lampung.
Melalui serangkaian dialog langsung, jenderal bintang dua kelahiran Kotabumi, Lampung Utara ini, menempatkan generasi muda sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan pembangunan daerah.
Ketegasan yang berbalut empati ditunjukkan Mayjen Kristomei, saat menemui massa Aliansi Lampung Melawan di Gapura Kantor DPRD Lampung.
Di tengah keriuhan penyampaian aspirasi, ia memilih menghentikan dialog sejenak untuk menghormati adzan Dzuhur, yang berkumandang, sebuah tindakan yang menciptakan suasana hening penuh hormat di tengah massa aksi.
Dalam kesempatan tersebut, ia secara langsung menanggapi tuntutan mahasiswa terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Kristomei menegaskan komitmennya, untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada Panglima TNI, agar kasus ditangani secara tuntas dan transparan. Namun ia tetap memberikan pemahaman realistis kepada para mahasiswa.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam demokrasi, sejauh dilakukan secara tertib dan damai.
"Saya bangga dengan mahasiswa dan mahasiswi Lampung, yang telah menunjukan kualitas intelektualitasnya sebagai akademisi, dengan menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai," kata Mayjen Kristomei Sianturi.
Pendekatan persuasif Kristomei, berlanjut dalam diskusi interaktif bersama mahasiswa Universitas Bandar Lampung di Makodam XXI/Radin Inten. Ia menekankan, tantangan global saat ini menuntut generasi muda untuk memiliki karakter yang kuat dan wawasan kebangsaan yang mendalam.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjadi garda terdepan dalam menyaring arus informasi di era digital. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh mudah terpengaruh oleh hoaks yang bertebaran di media sosial.
Diskusi tersebut berkembang dinamis, mencakup isu hak asasi manusia hingga penguatan ekonomi desa melalui koperasi. Di bawah kepemimpinannya, Kodam XXI/Radin Inten mengusung semangat “Kodam XXI/RI Kolaborasi Untuk Negeri”.
Inisiatif ini diwujudkan melalui forum silaturahmi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan insan media se-Provinsi Lampung dengan program Radin Inten Menyapa, guna mempererat sinergi antara militer, akademisi, dan pers.
Selain penguatan komunikasi, Kristomei memaparkan peran aktif TNI AD dalam berbagai program strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Sebagai putra daerah yang pernah menjabat sebagai Kadispenad, Kristomei memahami pentingnya transparansi.
Ia bahkan menghadirkan Centurion 21 sebagai kanal komunikasi langsung antara masyarakat dengan jajaran TNI di wilayahnya. Melalui langkah-langkah kolaboratif ini, Kodam XXI Radin Inten berupaya menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Lampung dan Bengkulu. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Kominfo Lampung
708
Bandar Lampung
758
247
07-May-2026
240
07-May-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia