Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Menanggulangi Hoc Kolera, Makanan Babi Perlu Disterilkan
Lampungpro.co, 10-Aug-2017

Lukman Hakim 1113

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Hoc Kolera merupakan penyakit fatal pada babi. Babi yang terkena Hoc Kolera akan mengalami demam tinggi dan kelemahan. Penyebaran Hoc Kolera diakibatkan virus Family Flaviviridae dan sangat mudah menular.

"Hoc Kolera berpotensi merusak perekonomian pada babi di dunia," kata Peneliti Virelogi Balai Besar Veteriner Dr Muharom Saifullah saat menyampaikan materi pada FGD Desain Pembebasan Hoc Kolera Balai Veteriner Lampung, Kamis (10/8/2017).

Menanggulangi Hoc Kolera perlu komunikasi efektif antara peternak babi, dokter hewan, praktisi, dan Balai Veteriner setempat. Babi yang akan masuk ke peternakan harus dikarantina terlebih dahulu. Selain itu makanan babi harus disterilkan terlebih dahulu. "Makanan limbah untuk babi harus steril."

Surveillance serologic terstruktur untuk babi ditargetkan pada indukan dan babi hutan. Selain itu, babi peternakan harus dihindari dari babi hutan. Hal ini mencegah babi peliharaan terinfeksi virus oleh babi hutan. Untuk mencegah kerugian, vaksinasi dilakukan modified live virus. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian yang diakibatkan penyakit Hoc Kolera. "Vaksin pun harus dari pemerintah agar jelas asalnya."

Bila ada wabah Hoc Kolera, sebaiknya babi di satu peternakan dipotong agar tidak menyebar keluar. Jika babi terinveksi sudah mati, bangkai harus dibuang di tempat aman. "Zona terinfeksi harus ditetapkan, tidak boleh ada pergerakan masuk maupun keluar oleh babi."

Penyebab terinveksinya babi harus diinvestigasi secara mendalam. Investigasi ditujukan agar tidak terjadi persebaran penyakit Hoc Kolera. Pengawasan mendalam perlu dilakukan pada tempat terinfeksi babi. "Penyakit di suatu tempat harus dihentikan dahulu." (ESYA/PRO2)

                                                                                                                       

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16352


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved