PAPUA (Lampungpro.com): Perempuan Papua atau biasanya dikenal dengan Mama-Mama Papua memiliki andil besar dalam roda perekonomian daerah. Pertumbuhan usaha-usaha kecil dan mikro makin berkembang di kalangan Mama-Mama Papua, di antaranya, membuat kerajinan tangan khas Papua, seperti Noken, Lukis Kulit Kayu dan Anyam Khas Papua.
Berkaca dari kesuksesan tahun 2016 di Aceh, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri kembali menggelar Diplomatic Tour yang kali ini dilaksanakan di Raja Ampat dan Sorong, Papua.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat menginformasikan semua capaian pembangunan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di wilayah Indonesia bagian Timur.
"Ini komitmen pemerintah dan masyarakat Papua Barat yang seris melibatkan perempuan dan anak-anak dalam setiap aspek pembangunan," kata Menteri PPPA Yohana Yembise di Sorong, Kamis (19/7/2018), dilansir Halallife (grup Lampungpro.com).
Kenapa Papua terpilih sebagai tempat pelaksanaan Diplomatic Tour? Yohana menyatakan Papua memiliki kekhususan dan keistimewaan dengan latar belakang nilai-nilai adat, budaya dan agama yang berakar kuat pada masyarakatnya.
Selain itu, pelaksanaan pembangunan di Papua juga tidak dapat dilepaskan dari keharmonisan peran tiga pilarnya atau disebut Tiga Tungku, yaitu Adat, Agama dan Pemerintah. "Ini yang menjadi keunikan Papua, ujar Menteri PPPA.
Rangkaian kegiatan Diplomatic Tour 2018 akan berlangsung 19-21 Juli 2018, dimulai dengan dengar pendapat dengan Dewan Adat Papua (DAP) dan Welcome Dinner di hari pertama.
Hari berikutnya, peserta akan mengunjungi lokasi khusus yaitu SD Inpres 109 Kota Sorong dan SMP Negeri 1 Kota Sorong untuk melihat upaya perlindungan anak serta mengunjungi ke UPPA Polres Kota Sorong, untuk melihat upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menangani persoalan perempuan dan anak.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan mengunjungi Pulau Piaynemo dan Sauwandarek di Raja Ampat. Kurang lebih, sebanyak 36 Kedutaan Besar serta 3 organisasi internasional diantaranya UNHCR, UNICEF dan UN menjadi peserta dalam Diplomatic Tour 2018 ini. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17151
Lampung Selatan
5712
150
06-Apr-2025
245
06-Apr-2025
187
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia