Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Menuju Universitas Kelas Dunia, Rektor Unila Ikuti Program PKKPT di Korea Selatan
Lampungpro.co, 25-Apr-2024

Febri 132

Share

Rektor Unila Saag Ikuti PKKPT di Korea Selatan | Lampungpro.co/Dok Unila

JAKARTA (Lampungpro.co): Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), melepas peserta program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Perguruan Tinggi (PKKPT) untuk Rektor 2024 pada Sabtu (20/4/2024).

Program yang dilaksanakan di Jakarta ini, menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan reputasi perguruan tinggi menuju universitas kelas dunia atau world class university (WCU).

PKKPT merupakan program perdana yang diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan Rektor, melalui pendekatan berkelanjutan terhadap good corporate governance, pembelajaran, penelitian, kontribusi pada kehidupan masyarakat, dan peningkatan berkelanjutan dalam berjejaring dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Program PKKPT diikuti 17 rektor perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, dua diantaranya Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dan Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha.

Dirjen Diktiristek, Abdul Haris mengatakan, peran sentral dari rektor atau pimpinan perguruan tinggi sangat krusial karena rektor memiliki dua fungsi utama, yakni sebagai pemimpin pembelajaran (academic leader) dan entrepreneur.

"Kedua kata kunci ini yang harus diintegrasikan ke dalam diri para pimpinan perguruan tinggi, karena tantangan perguruan tinggi ini sangat besar sekali, bagaimana sebagai academic leader, Rektor harus memberikan teladan dan menjalankan fungsinya sebagai pengelola perguruan tinggi dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi," kata Abdul Haris.

Abdul Haris menegaskan, pimpinan perguruan tinggi harus mempunyai strategi yang jelas dalam menyelenggarakan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

’’Itu semua tidak lepas dari tujuan yang ingin dicapai seperti reputasi akademik yang baik, karena sangat penting guna menciptakan awarness tentang suatu perguruan tinggi. Rektor harus memiliki keterampilan entrepreneur dan kemampuan berinovasi dalam menghasilkan pendapatan (revenue)," tegas Abdul Haris.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mirza, Petarung Muda di Octagon Pilgub Lampung...

Di antara para kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran...

2415


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved