Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Musrenbang RKPD 2027 di Lampung Timur, Wagub Jihan Perkuat Sinergi Untuk Akselerasi Pembangunan Daerah
Lampungpro.co, 30-Mar-2026

Febri 1253

Share

Musrenbang RKPD Lampung Timur | Lampungpro.co/Dok Kominfo

SUKADANA (Lampungpro.co): Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menegaskan, pentingnya sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Jihan saat membuka Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Lampung Timur, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Sukadana, Senin (30/3/2026).

"Sinergi perencanaan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci untuk mencapai target pembangunan secara optimal," kata Jihan.

Jihan menuturkan, saat ini pembangunan daerah berada pada tahap awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Pada periode lima tahun pertama ini (2025–2029), fokus diarahkan pada penguatan fondasi transformasi pembangunan.

Tahun 2027 juga merupakan tahun ketiga RPJMD 2025–2029 menjadi fase akselerasi pencapaian target pembangunan. Musrenbang RKPD 2027 ini, untuk memastikan rencana pembangunan yang disusun selaras dengan visi, misi, serta prioritas pembangunan nasional, provinsi, dan kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan memaparkan pertumbuhan perekonomian Lampung pada tahun 2025 yang tumbuh 5,28 persen, lebih tinggi dibandingkan nasional (5,11 persen) dan Sumatera (4,81 persen), di mana Sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 24,98 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Lampung Timur tercatat sebesar 4,65 persen. Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan Lampung menurun menjadi 9,66 persen pada September 2025 dari 10 persen pada Maret 2025.

Namun angka kemiskinan Lampung Timur masih berada di 12,15 persen, atau di atas rata-rata provinsi. Pada sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lampung tercatat 4,21 persen, termasuk empat terendah secara nasional.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung mencapai 73,98 atau masuk kategori tinggi, sedangkan Lampung Timur berada di angka 73,92.

Dalam arah kebijakan pembangunan, Jihan menekankan tiga prioritas yang perlu diperkuat, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Lalu penguatan struktur ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan, pengembangan UMKM, dan penciptaan iklim investasi yang kondusif. Kemudian percepatan pembangunan infrastruktur, terutama jalan, irigasi, dan sarana pendukung aktivitas ekonomi.

Dalam mewujudkan visi pembangunan Lampung serta menjalankan Tiga Cita Pembangunan Daerah, Pemprov Lampung berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi yang berbasis di desa.

"Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemprov Lampung menghadirkan Program Desaku Maju, sebagai instrumen strategis berfokus membentuk ekosistem ekonomi di desa," ujar Jihan.

Pada tahun 2026, program ini didukung berbagai alokasi anggaran, antara lain pupuk hayati cair Rp11,6 miliar untuk 1.500 lokasi, pengadaan 82 unit mesin pengering senilai Rp27,36 miliar, serta pelatihan vokasi bagi lebih dari 500 warga desa Rp 6 miliar.

Selain itu, dialokasikan anggaran infrastruktur di Lampung Timur sebesar Rp48,8 miliar untuk penanganan 6,2 kilometer jalan provinsi dan Rp7,29 miliar untuk 34 ruas jalan desa.

Pemprov Lampung juga menyalurkan bantuan keuangan khusus Rp 10 juta perdesa kepada 264 desa di Lampung Timur, dengan total Rp2,64 miliar. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved