BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com) : Pasca tertangkapnya pengasuh salah satu pondok pesantren di Lampung Timur, Minggu (28/1/2018). Kondisi ponpes terpantau lengang, sejumlah santriwati dibawa pulang oleh para keluarganya. Para orang tua khawatir setelah pimpinan ponpes ditangkap polisi.
Salah satu orang tua santriwati yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, akan membawa pulang anaknya dan tidak akan lagi menitipkan anaknya di ponpes tersebut. Hal ini dikarenakan dirinya sudah trauma dengan tindakan tidak terpuji yang telah dilakukan oleh pengasuh ponpes.
"Kalau sudah selesai pemeriksaan di Polres kami akan bawa pulang saja anak kami. Saya tidak akan meneruskan anak saya belajar di Ponpes tersebut, ujar orang tua santriwati di Mapolres Lampung Timur.
Sementara kepala desa tempat ponpes berasal Y, merasa prihatin dengan peristiwa yang terjadi di ponpes tersebut. Menurutnya selama ini pengasuh ponpes merupakan seorang yang dituakan dalam urusan agama di desanya.
"Benar saya seperti tidak percaya mendapat kabar dari polisi bahwa beliau ditangkap. Hal ini mengejutkan saya dan warga desa," kata Y.
Sebelumnya pimpinan ponpes di Lampung Timur NM (64), bersama anak kandungnya G (37), ditahan oleh aparat Kepolisian Polres Lampung Timur. Keduanya ditangkap lantaran diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap enam santriwatinya.(SUSANTO/PRO4)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16030
EKBIS
8631
Bandar Lampung
5996
244
03-Apr-2025
288
03-Apr-2025
405
03-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia