JAKARTA (Lampungpro.co): Manajemen grup band Seventeen menggelar tahlilan pada Minggu (22/12/2019) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Acara itu untuk memperingati satu tahun tsunami Selat Sunda yang merenggut tiga personel grup itu pada 22 Desember 2018 lalu.
Diketahui, grup band Seventeen menjadi korban dalam bencana yang menerjang pesisir Pantai Tanjung Lesung tersebut. Bencana itu merenggut nyawa tiga personelnya, yakni Herman Sikumbang, Andi Darmawan, dan Bani Purbani. Seorang kru dan salah satu manajer band itu juga menjadi korban. Juga istri Ifan, Dylan Sahara.
Acara ini dihadiri oleh tim manajemen, vokalis Ifan Seventeen, kerabat, dan sejumlah penggemar. Ifan hadir dengan mengenakan baju koko putih lengkap dengan peci hitam. Ifan terlihat cukup tenang sepanjang tahlilan digelar. Sesekali dia menunduk saat membaca doa dan mendengarkan tausiyah dari ustaz.
Saat itu, Seventeen tengah mengisi acara gathering sebuah BUMN di salah satu resort. Selain itu, road manajer Seventeen Oki Wijaya, komedian Aa Jimmy, serta istri komedian Ade Jigo atau Ade Dora juga menjadi korban meninggal dalam peristiwa nahas tersebut.
Total dalam musibah gelombang tsunami itu sebanyak 426 orang tewas dan 7.202 terluka. Gelombang yang menerjang pesisir Banten dan Lampung itu terjadi akibat adanya longsoran dari Gunung Krakatau seluas 64 hektare yang memicu goncangan yang berujung kepada tsunami.(**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16353
EKBIS
8992
Bandar Lampung
6320
294
04-Apr-2025
252
04-Apr-2025
232
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia