LAMPUNG UTARA (Lampungpro.com): Bedi Barata (44), warga kampung Bugel, Desa Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena menjadi korban perampokan di Desa Bangi, Kecamatan Abungkunang, Lampung Utara, Rabu (14/6/2017), sekira pukul 22.00 WIB. Akibatnya, selain luka di leher korban juga mengalami kerugian satu unit mobil Avanza tipe G warna silver gold B-7377-CK, tiga unit HP dan uang Rp600 ribu.
Hingga Kamis (15/6/2017), sekitar pukul 13.00 WIB, Bedi masih menjalani perawatan di RSU Handayani Kotabumi. Kepada wartawan, korban menuturkan peristiwa naas itu bermula saat dirinya yang berprofesi sebagai pemilik rental mobil dihubungi pelaku yang mengaku bernama Budi. Dia ingin menyewa mobilnya untuk dibawa ke Palembang, Sumatera Selatan. "Dia (pelaku) menghubungi saya untuk sewa mobil ke Palembang karena istrinya mau melahirkan. Disepakati harga Rp1,5 juta, dan saya sendiri sebagai sopirnya. Kami berangkat dari Tangerang pada Rabu (14/6/2017) sekitar pukul 09.30 WIB," kata Bedi.
Tiba di Lampung Utara, pelaku meminta dirinya untuk menghampiri rekannya yang mengaku bernama AL, dan akan ikut juga ke Palembang. "Selepas salat taraweh, dia (Budi) meminta untuk menemui AL yang ingin ikut juga ke Palembang. Saya nggak tahu nama lokasi tempat saya menjemput AL itu," kata dia.
Setelah menjemput AL, sambungnya, mereka kembali melanjutkan perjalanan. Setelah setengah jam perjalanan, tiba-tiba Budi meminta dirinya menghentikan kendaraan dengan alasan ia hendak muntah karena mabuk kendaraan. saat berhenti itulah, AL yang duduk dibangku tengah langsung mengikat leher saya pakai tali. Saya berusaha berontak, lalu Budi menusuk leher saya pakai pisau. Lalu saya berusaha buka pintu untuk keluar," Kata Bedi.
Tak disangka, saat dia keluar dari mobil, tiba-tiba ada seorang tersangka lainnya yang langsung menodongkan senjata api. "Saya nggak tahu darimana datangnya pelaku bersenpi itu. Dia bilang jangan bergerak atau saya bunuh," ungkapnya.
Lebih lanjut Bedi mengungkapkan saat dirinya tak berdaya, tangan dan kak, dan mulut diikat lalu wajahnya ditutup kain. Selanjutnya, dia dimasukan ke mobil lalu dibawa para pelaku. "Kemudian saya dibuang mereka di perkebunan jagung. Di situlah saya berusaha menyelamatkan diri dan berteriak minta tolong. Syukurlah ada orang yang langsung menolong saya, sampai akhirnya saya dibawa ke rumah sakit," jelas Bedi
Ciri-ciri pelaku, kata Bedi, Budi tingginya sekitar 160 cm, berambut ikal, pakai sweater biru. Sedangkan AL tingginya sekitar 170 cm mengenakan baju Kuning," ujarnya
Sementara, Kapolres Lampung Utara AKBP Esmed Eryadi saat dikonformasi membenarkan kejadian yang di Desa Bangi. Saat ini korban masih di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup parah. "Saat ini kami masih menyeldiki kasus tersebut," ujar dia. (ASKA)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16308
EKBIS
8942
Bandar Lampung
6276
192
04-Apr-2025
206
04-Apr-2025
178
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia