PANARAGAN (Lampungpro.co): Antusiasme masyarakat terhadap Gerakan Serentak Penetrasi Pasar, untuk kendalikan inflasi daerah terlihat sangat tinggi. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) di Pasar Unit 6, Kecamatan Lambu Kibang, pada Selasa (28/07/2026), diserbu warga hingga seluruh komoditas yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.
Kegiatan tersebut, secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Tubaba, Achmad Nazarudin. Program ini, merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah dinamika perekonomian, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Achmad Nazarudin mengatakan, pelaksanaan penetrasi pasar merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Kegiatan ini, menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi, khususnya pada komoditas bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan hadirnya pemerintah untuk memastikan harga kebutuhan tetap terjangkau, serta daya beli masyarakat tetap terjaga," kata Achmad Nazarudin.
Pada pelaksanaan pasar murah tersebut, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, yakni Minyakita 1.800 liter yang dijual seharga Rp15.500 perliter, serta Beras SPHP 1 ton atau 200 karung kemasan 5 Kg dengan harga Rp58 ribu perkarung.
Tingginya antusiasme masyarakat, terlihat sejak kegiatan dimulai. Ratusan warga memadati lokasi pasar murah, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, akibat tingginya minat masyarakat, seluruh stok komoditas yang disediakan habis terjual dalam waktu kurang dari satu jam.
Achmad Nazarudin menilai, tingginya animo masyarakat menunjukkan program penetrasi pasar sangat dibutuhkan, terutama dalam membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, Gerakan Serentak Penetrasi Pasar juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap distribusi bahan pokok dapat berjalan lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Tubaba dalam mendukung program pengendalian inflasi nasional, sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di daerah. (***)
Editor : Febri Arianto
Reporter : Sayuti
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
10907
181
05-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia