Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela dan Itera Perkuat Kolaborasi Perluas Dampak Pendidikan dan Riset Terapan
Lampungpro.co, 19-Sep-2026

Sandy 219

Share

Rektor ITERA, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si. bersama Direktur Polinela Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., | LAMPUNGPRO.CO/Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kunjungan Institut Teknologi Sumatra (ITERA) dalam rangka audiensi penguatan kerja sama akademik, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi ant perguruan tinggi di Lampung, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta kegiatan kemahasiswaan.

Dalam audiensi itu, Polinela dan ITERA membahas sejumlah peluang kolaborasi yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan. Beberapa di antaranya meliputi pertukaran mahasiswa, penelitian kolaboratif, serta pelaksanaan berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan secara bersama.

Rombongan ITERA dipimpin Rektor ITERA, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si. Ia didampingi Plh. Dekan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, Ir. Mustarakh Gelfi, S.T., M.Sc., Ph.D.; Sekretaris LPPM, Dr. I Putu Mahendra, S.Si.; Kepala LPMPP, Dr. Ikah Ning Prasetiowati Permanasari, S.Si., M.Si.; serta Ketua Satuan Pengawas Internal, Andre Febrianto, S.Kom., M.Eng.

Kedatangan rombongan ITERA disambut Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., bersama Wakil Direktur Bidang Akademik Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si.; Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T.; Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si.; Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs.; serta para ketua jurusan di lingkungan Polinela.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah peluang pertukaran mahasiswa. Program ini dinilai dapat membuka pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa melalui interaksi lintas perguruan tinggi dan lintas bidang keilmuan.

Bagi Polinela sebagai perguruan tinggi vokasi, penguatan kerja sama akademik tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di kampus. Kolaborasi juga diarahkan untuk mempertemukan pendidikan terapan dengan riset, inovasi, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan dunia industri.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa dari kedua perguruan tinggi dapat memperoleh ruang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mendapatkan pengalaman akademik yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Sementara di bidang penelitian, Polinela dan ITERA memiliki peluang untuk mengembangkan riset kolaboratif dengan menggabungkan kompetensi, keilmuan, serta sumber daya yang dimiliki masing-masing institusi.

Kolaborasi riset tersebut diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Selain pertukaran mahasiswa dan penelitian, kedua perguruan tinggi juga menjajaki pelaksanaan berbagai kegiatan bersama. Bentuknya dapat berupa seminar, kuliah tamu, pengembangan kompetensi, penelitian, hingga kegiatan kemahasiswaan.

Penguatan hubungan kelembagaan antara Polinela dan ITERA diharapkan tidak berhenti pada audiensi, tetapi dapat dilanjutkan melalui program kerja sama yang lebih konkret dan terstruktur.

Kerja sama ant perguruan tinggi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Melalui perluasan jejaring kerja sama, Polinela terus mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang kolaboratif, penguatan riset terapan, serta pengembangan inovasi yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

Sinergi Polinela dan ITERA diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

8752


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved