BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), melakukan sinergi dengan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya dalam pembangunan di Provinsi Lampung, Kamis (8/10/2020). Sinergi ini bagian pemerintah dengan perguruan tinggi, dan membahas pelaksanaan program smart village yang digagas IIB Darmajaya.
Plt Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung Fitrianita mengatakan, dukungan dan bantuan IIB Darmajaya dalam penerapan smart village ini juga bukan dari sisi IT saja, tetapi dari masyarakat desa dapat mandiri dengan menyelesaikan masalahnya sendiri. Ia meminta masukan, catatan, dan dukungan kedepan dari semua pihak, karena ini mengubah perilaku dari masyarakat desa.
"Penerapan smart village dalam tahap awal ini, akan dilakukan dengan administrasi pemerintah dan aparaturnya. Awal-awal kita bangun pemerintah desanya dari data-datanya bagus. Harapannya kita bergerak dari sisi aparatur pemerintahannya dulu terutama pelayanan desanya, kata Fitrianita.
Provinsi Lampung akan melaksanakan program smart village, terhadap empat desa. Tahun depan juga akan bertambah menjadi 130 desa, sehingga Pemprov Lampung mengajak perguruan tinggi lain beserta stakeholder lainnya, untuk mensukseskan program smart village ini.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan IIB Darmajaya Bustomi Rosadi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung penerapan smart village di Provinsi Lampung. Sebelumnya juga harus melakukan identifikasi terhadap desa yang akan menerima program smart village, melalui kebutuhan dasarnya apa di masyarakat.
"Hal ini juga agar program yang dilakukan dapat tepat sasaran dan menjadikan desa mandiri. Tujuan smart village ini, menjadikan desa terintegrasi dengan baik dalam lingkup semuanya nantinya, ungkap Bustomi Rosadi.
Sementara Ketua Yayasan Alfian Husin yang menaungi IIB Darmajaya Andi Desfiandi menyebutkan, pihaknya juga sangat mendukung program smart village yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Smart village ini dari administrasi, pelayanan serta aktivitas desa menjadi digital. Apa saja yang dibangun dan harus membangun ekosistem terlebih dahulu.
Potensi yang ada juga dari masing-masing desa dapat dimaksimalkan. Tentunya dengan menggandeng perguruan tinggi, yang menjadi fokus keilmuannya dalam bidangnya seperti pertanian dengan Universitas Lampung dan teknologi pangan dengan Institut Teknologi Sumatera, sebut Andi Desfiandi. (RLS/PRO3)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16536
EKBIS
9213
Lampung Selatan
5051
Bandar Lampung
4856
Bandar Lampung
4724
268
04-Apr-2025
336
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia