SUKADANA (Lampro): Warga Lampung Timur kembali diresahkan dengan peredaran daging celeng atau babi hutan yang diduga berasal dari Provinsi Jambi dan Bengkulu. Seorang warga asal Sribhawono, Aminah mengaku sempat ditawari daging dengan harga Rp55.000/kg, pengakuan dari penjual daging tersebut adalah daging sapi potong. "Bu, ini daging sapi potong asal Australia, kata penjual daging kepada saya," ujar Aminah, di Bandar Sribhawono, Selasa (31/1/2017).
"Tapi karena ragu, saya mencoba meminta bantuan salah seorang tetangga untuk mengecek daging tersebut. Saat akan dicek si penjual langsung pergi tanpa pamit," lanjut Aminah.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Peternakan Lampung Timur Yudinal mengatakan telah mengeluarkan surat edaran kepada kepala desa agar melakukan antisipasi berkaitan dengan beredarnya daging celeng. Pihaknya berjanji turun ke lapangan memantau apakah benar-benar daging celeng beredar di Lampung Timur.
Menurut Yudinal, bisa saja ada praktek oplos daging celeng tersebut dengan daging sapi. Dia meminta masyarakat ekstra hati-hati bila ada daging harga murah. "Kami akan turun langsung ke pasar-pasar," kata Yudinal, Selasa (31/01/2017). (EDI/PRO1)
Berikan Komentar
Lingkaran media saja yang sehari-hari berkutat dengan informasi pemerintahan,...
511
PLN
407
Olahraga
384
407
11-Apr-2026
422
11-Apr-2026
384
11-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia