BLAMBANGAN UMPU (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotabumi, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik.
Komitmen tersebut, dibahas dalam pertemuan antara Bupati Way Kanan dan Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI yang turut dihadiri Manajer PLN UP3 Kotabumi. Pertemuan tersebut, membahas pengembangan irigasi pompa berbasis listrik, sebagai salah satu upaya mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah mengatakan, pemanfaatan irigasi pompa memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayahnya. Saat ini, terdapat sekitar 200 unit pompa irigasi di Way Kanan, dengan 85 titik di antaranya telah menggunakan energi listrik sebagai sumber penggerak.
"Keberadaan pompa irigasi, menjadi salah satu faktor pendukung bagi petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian. Dengan 200 unit pompa yang tersedia saat ini, dan 85 titik yang telah menggunakan energi listrik, kami melihat adanya potensi pengembangan yang perlu didukung melalui sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan PLN," kata Ayu Asalasiyah.
Menanggapi potensi tersebut, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Hermansyah mengungkapkan, pihaknya merencanakan penambahan jumlah pompa irigasi di Way Kanan hingga dua kali lipat dari jumlah eksisting.
Dengan demikian, maka jumlah pompa berpotensi mencapai sekitar 400 unit. Rencana ini, juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan infrastruktur pengairan, untuk menunjang kegiatan pertanian.
"Pengembangan irigasi pompa, menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian melalui ketersediaan air yang lebih memadai," ungkap Hermansyah.
Kementerian Pertanian RI pun mendorong sinergi antara kementerian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan, dan PLN, agar rencana penambahan pompa dapat didukung dengan kesiapan infrastruktur yang diperlukan, termasuk pemanfaatan energi listrik sebagai sumber penggerak pompa.
Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk menyelaraskan rencana pengembangan pompa, dengan kebutuhan pengairan di lapangan. Melalui dukungan berbagai pihak, pengembangan irigasi diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan pengelolaan lahan, dan juga mendukung peningkatan hasil pertanian.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Kotabumi, Eki Putra menyebutkan, PLN siap berkolaborasi dalam mengidentifikasi kebutuhan kelistrikan, untuk mendukung rencana pengembangan irigasi pompa tersebut.
Menurutnya, pemetaan kebutuhan daya dan evaluasi kesiapan jaringan menjadi aspek penting, agar pemanfaatan listrik dapat mendukung operasional pompa secara optimal.
"PLN mendukung upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik. Kami siap berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Pemkab Way Kanan, untuk mengidentifikasi kebutuhan daya, mengevaluasi kesiapan jaringan," sebut Eki Putra.
Selain itu, PLN juga siap untuk membahas langkah teknis yang diperlukan dalam pengembangan irigasi pompa berbasis listrik, dan berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Ketika seorang kawan naik takhta, orang-orang yang dahulu membantunya...
4730
Bandar Lampung
841
Kominfo Lampung
954
Lampung Tengah
900
163
21-Oct-2026
155
21-Oct-2026
226
21-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia