CENGKARENG (Lampro): Pesawat Garuda Indonesia yang tergelincir di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (1/2/2017) malam, berhasil dipindahkan ke areal parkir bandara tersebut, sekitar pukul 12.47 WIB, Kamis (2/2/2017). VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar, di Yogyakarta, Kamis siang mengatakan upaya pemindahan pesawat jenis Boeing 737-800NG dengan registrasi PK-GNK itu sempat mengalami kendala. Hal itu karena kondisi rerumputan dan kontur tanah yang lembek di sekitar landasan pacu.
Sejauh ini proses penyelesaian evakuasi pesawat berjalan sesuai target. Situasi dan kondisi di lapangan mengakibatkan tim teknis evakuasi gabungan perlu melakukan upaya pengerasan area tanah yang lembek dengan pelapisan pasir batu. Dan penggunaan pelat baja untuk memudahkan proses pengangkatan dan penarikan pesawat dari rerumputan ke area parkir, kata Benny.
Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholders perusahaan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Khususnya, para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan. Hal itu berkaitan dengan proses evakuasi pesawat yang mengharuskan Bandara Adistujipto ditutup sementara waktu.
Untuk mengangkut penumpang dengan tujuan maupun asal Bandara Adistujito Yogyakarta, Garuda Indonesia sempat mengalihkan seluruh penerbangan dari dan ke Yogyakarta ke Solo. Selanjutnya, untuk penanganan seluruh penumpang tujuan Yogyakarta, Garuda Indonesia menyiapkan sarana transportasi berupa bus yang saat ini telah standby di Bandara Adi Sumarmo, Solo, guna mengangkut penumpang menuju Yogyakarta. "Seluruh penerbangan dari dan menuju Yogyakarta diharapkan sore hari nanti sudah dapat berjalan normal seperti biasa," kata dia.
Benny mengatakan selain melakukan investigasi internal, Garuda Indonesia menyerahkan proses investigasi penyebab Serious Incident PK-GNK di Bandara Adisutjipto Yogyakarta kepada Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikan Udara. Serta, Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) sesuai dengan ketentuan penerbangan sipil yang berlaku.
Garuda Indonesia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI AU, Basarnas, Angkasa Pura I, anak perusahaan GMF dan Gapura, dan pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses ini. Sehingga evakuasi pesawat GA-258 dapat berlangsung dengan baik kata Benny. (*/PRO2)
Berikan Komentar
‎Namun jika ingin benar-benar besar dan memiliki mahasiswa dalam...
630
Kominfo Lampung
393
Kominfo Lampung
1256
393
09-May-2026
344
09-May-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia