BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung mengutuk keras tindakan represif Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung soal penggusuran lahan Pasar Griya Sukarame.
Penggusuran dinilai PMII sangat tidak manusiawi. Terlebih, penggusuran yang kedua dilakukan lebih represif. Dua alat berat tidak berhenti melawan masyarakat yang menghalau. "Sangat keji, nggak manusiawi. Ini kan nggak seimbang," kata Ketua PMII Bandar Lampung Erzal Syahreza Aswir, Selasa (24/7/2018) siang.
Erzal meminta Pemkot Bandar Lampung membicarakan permasalahan ini dengan baik. Ia tidak ingin ada korban jiwa pada penggusuran lahan Pasar Griya Sukarame. "Harus ada diskursus soal lahan ini," kata dia.
Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) ini berjanji, apabila pemkot tetap represif, maka para aktivis mahasiswa siap melawan bersama. Tak tanggung-tanggung, ratusan mahasiswa bakal bergabung bersama warga Pasar Griya Sukarame untuk melawan tindakan represif pemerintah. (REKANZA/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16710
EKBIS
9403
Lampung Selatan
5244
Bandar Lampung
5036
Bandar Lampung
4899
172
05-Apr-2025
215
05-Apr-2025
199
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia