Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ratusan Ayam Milik Warga Sukarame Bandar Lampung Mati Mendadak Akibat Flu Burung
Lampungpro.co, 21-Jan-2017

Lukman Hakim 1328

Share

Ratusan ayam mati mendadak

BANDAR LAMPUNG (Lampro): Ratusan ayam kampung milik warga di Kelurahan Sukarame, Waydadi, Bandar Lampung, mati mendadak diduga akibat flu burung (Avian Influenza/AI)

Seperti dilansir Antara, Nurokhim (45), warga RT 03, Lingkungan II, Kelurahan Sukarame, Sabtu (21/1/2017), membenarkan hingga Jumat (20/1/2017) masih mendapati ayam kampung termasuk jenis ayam bangkok peliharaannya mati mendadak. "Terakhir kemarin masih ada yang mati mendadak, dan langsung saya kuburkan," kata dia.

Menurut dia, saat ayam yang semula sehat berada dekat ayam yang sakit dan mati itu, beberapa hari kemudian tertular dan akhirnya mati juga.

Nurokhim juga amengatakan pada Selasa (16/1/2017) hingga Rabu (17-18/1), belasan ekor ayam kampung peliharaannya itu kedapatan mati mendadak. Dan, sebagian lain mengalami sakit. Pihaknya kemudian melapor kepada kader kesehatan dan pihak RT setempat.

Setelah itu, petugas datang memastikan penyebab ayam itu mati, serta memastikan akibat virus flu burung. Petugas itu menganjurkan kandang dan lingkungan tempat memelihara ayam itu disemprot disinfektan. Namun ayam yang masih hidup dan belum tertular belum mendapatkan suntikan vaksin yang diperlukan. 

Petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Bandar Lampung maupun Dinas Peternakan Provinsi Lampung menyarankan agar ayam yang kedapatan masih sehat tidak lagi diliarkan. Tapi,  dikandangkan lebih dulu setelah kandang dibersihkan dan disemprot disinfektan.

Kader Kesehatan Lingkungan setempat Agustina (41), mengatakan banyak ayam kampung peliharaan warga itu mati mendadak dan sudah dilaporkan kepada pihak berwenang. Setelah dilakukan pengujian laboratorium pada air liur ayam tersebut, menurut petugas yang memeriksa dipastikan terkena virus flu burung.

"Sudah ada sekitar 30-an ekor ayam milik mas Nurokhim yang mati, juga ayam peliharaan milik warga lain di sini yang mati. Kemudian, dibakar dan dikuburkan di sini," kata dia. (*)

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Siapa Mereka? PTK Khusus yang Tak Pernah...

Lingkaran media saja yang sehari-hari berkutat dengan informasi pemerintahan,...

652


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved