Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Rp137 Juta di Rekening BRI Dicuri, Kepsek SDN 4 Ratnadaya Raman Utara Ogah Damai dengan Dua Guru Pelaku
Lampungpro.co, 16-Dec-2022

Amiruddin Sormin 4782

Share

Kepala Sekolah SDN 4 Ratnadaya, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur mengaku ATM nya dicuri dan uang yang dikuras hingga Rp137 juta lebih. [ISTIMEWA]

RAMAN UTARA (Lampungpro.co): Kepala Sekolah SDN 4 Ratnadaya, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, Sri Muslimah menjadi korban pencurian. Uang di rekening BRI miliknya dikuras hingga Rp137 juta lebih. 

Sri Muslimah mengaku baru tahu uang di rekeningnya raib saat datang ke BRI pada Oktober 2022. Saat itu dia diberitahu pihak bank ada penarikan uang sebanyak 10 kali di BRI link yang berbeda beda.

Memang kata dia, ATM miliknya selalu diletakan di tas berikut selembar kertas yang bertuliskan kode pin ATM tersebut. Dia mengaku  ATM nya pernah diambil seseorang sehingga Sri Muslimah melapor ke Mapolsek Raman Utara.

Dugaan sementara pelaku yang mengambil ATM miliknya pada Januari 2022 tidak lain dua guru SDN 4 Ratnadaya. Kata korban terduga pelaku  berusaha memulangkan uang hasil curiannya sebanyak Rp93 juta kepada polisi dengan tujuan agar persoalan hukum tidak berlanjut.

"Saya tidak mau menyebutkan dua guru yang saya duga mencuri ATM saya, yang jelas ada bukti mereka mencoba memulangkan sebagian uang yang  diambil," kata korban, seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co).

Korban berharap polisi menangani persoalan tersebut semaksimal mungkin. Meskipun terduga pelaku berniat memulangkan uang curiannya agar polisi tetap memproses secara hukum.

"Pokoknya saya minta pelaku dihukum semaksimal mungkin. Saya tidak mau damai meskipun uang dipulangkan," kata Sri Muslimah.

Sementara itu Kapolsek Raman Utara Iptu Sunaryo saat dimintai keterangan menegaskan persoalan tersebut masih akan dilakukan gelar perkara di Mapolres Lampung Timur. Sunaryo membenarkan adanya laporan kehilangan uang milik Sri Muslimah senilai Rp137 juta lebih. Terkait dugaan pelaku kapolsek belum bisa mengatakan.

"Memang sudah mengarah kepada pelaku tapi belum bisa kami sebutkan identitasnya nunggu hasil gelar perkara penetapan tersangka saja," terang Iptu Sunaryo. (***)

Editor: Amiruddin Sormin Kontributor: Agus Susanto

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17233


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved