BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung menyiapkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam persiapan Idulfitri 1438 H dan arus mudik. Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni, dalam kondisi apa pun Tagana harus siaga, terlebih dalam menghadapi hari besar keagaman seperti Lebaran.
Hal itu disampaikan Sumarju saat Apel Siaga Tagana, di Bandar Lampung, Sabtu (17/6/2017). Apel dipimpin
Apel Tagana ini bertujuan agar Tagana senantiasa selalu siaga menghadapi bencana walaupun dalam suasana apapun termasuk hari raya idhul fitri 1438 H. Apel dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Harun Al Rasyid.
Harun yang membacakan sambutan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan, Lampung merupakan salah satu daerah yang rawan bencana baik alam maupun sosial. "Secara alami Lampung memiliki kekayaan alam yang lengkap antara lain gunung berapi di tengah laut. Pulau kecil sebanyak 116 pulau serta bentangan pantai yang cukup panjang. Provinsi Lampung juga memiliki sungai-sungai besar juga perbukitan serta hutan yang cukup lebar. Kekayaan alam yang cukup indah dan melimpah tersebut sewaktu waktu akan menimbulkan bencana alam," kata Harun Al Rasyid.
Selain itu, berdasarkan pendataan Polda Lampung pada 2015, Lampung terdapat 62 titik rawan konflik. Sebagai pemicu konflik yakni poleksosbud sebanyak 53 titik, batas wilayah tiga titik dan sumber daya alam terdapat enam titik. "Hampir semua kabupaten dan ota terdapat titik rawan konflik. Namun yang terbanyak yakni di Kabupaten Lampung Selatan dengan titik. Poleksosbud menempati enam titik, batas wilayah satu titik dan sumber daya alam sebanyak tiga titik. Namun yang menggembirakan tidak ditemukan potensi konflik yang disebabkan SARA," kata Gubernur.
Di bidang penanganan konflik sosial Gubernur Lampung pada yahin 2016 mendapatkan penghargaan dari Presiden RI sebagai Provinsi yang tercepat dalam penanganan konfik sosial. "Saya mengapresiasi atas diselenggaranya Apel Kesiapsiagaan Taruna Siaga Bencana pada siang hari ini" ujar Gubernur Ridho.
Hal tersebut mengingat kejadian bencana alam tidak dapat terdeteksi sebelumnya. Oleh karena itu TAGANA sebagai garda terdepan dalam penanganan korban bencana harus selalu siap siaga. "Saya juga berharap Tagana selalu meningkatkan kemampuan diri dan tim di bidang shelter, logistik, dapur umum, dan psykososial. Penanganan korban bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat sasaran, dan tepat waktu sehingga meminimalisir korban jiwa," kata Gubernur. (PRO1)
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
14390
Lampung Timur
495
Lampung Timur
1332
9411
28-Mar-2026
283
21-Mar-2026
290
21-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia